Haluannews Ekonomi – Bursa Efek Indonesia (BEI) meningkatkan pengawasan terhadap pergerakan saham PT Argo Pantes Tbk (ARGO) setelah mendeteksi adanya aktivitas pasar yang tidak biasa (Unusual Market Activity/UMA). Kenaikan harga saham emiten produsen tekstil ini dinilai mencurigakan dan berpotensi merugikan investor.

Related Post
Dalam pengumuman resmi di situsnya, BEI menyatakan pemantauan ketat dilakukan untuk melindungi investor, khususnya pemegang saham ARGO. Pihak BEI menegaskan bahwa penetapan UMA bukan berarti otomatis ada pelanggaran regulasi pasar modal. Informasi terakhir mengenai ARGO yang tersedia publik adalah laporan hasil public expose tahunan per 23 Juni 2025.

BEI menyatakan tengah mencermati pola transaksi saham ARGO secara intensif. Sebagai catatan, saham ARGO sebelumnya pernah mengalami suspensi cooling down pada 20 Agustus 2024 dan juga pernah dinyatakan UMA pada 16 Agustus 2024.
Data pasar menunjukkan saham ARGO melesat 12% pada penutupan perdagangan Jumat (4/7/2025), mencapai harga Rp 840 per saham. Kenaikan ini semakin signifikan jika dilihat dari kinerja bulanan, di mana saham ARGO naik 34,40%. Namun, secara year to date, saham ARGO masih tercatat turun 12,95%.
BEI mengimbau investor untuk berhati-hati. Investor diminta mencermati kinerja emiten, keterbukaan informasi, dan rencana aksi korporasi ARGO sebelum mengambil keputusan investasi. Potensi risiko perlu dipertimbangkan secara matang.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar