Rupiah Moncer! Eksportir dan Investor Jadi Pahlawan?

Rupiah Moncer! Eksportir dan Investor Jadi Pahlawan?

Haluannews Ekonomi – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kabar gembira terkait kinerja rupiah. Dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Rabu (10/9/2025), ia menyatakan bahwa penguatan rupiah yang signifikan belakangan ini tak lepas dari peran penting eksportir dan investor. Pasokan dolar AS yang melimpah di dalam negeri menjadi pendorong utama.

COLLABMEDIANET

Purbaya menjelaskan, perbaikan instrumen keuangan dan membaiknya kepercayaan investor turut berkontribusi pada meredanya tekanan terhadap rupiah. Hal ini terlihat dari penurunan yield Surat Berharga Negara (SBN). "Surplus neraca perdagangan juga menjadi penopang utama. Selain surplus yang konsisten, konversi valas ke rupiah oleh eksportir untuk memenuhi kebijakan pemerintah terkait Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA) turut berperan besar," tegas Purbaya.

Rupiah Moncer! Eksportir dan Investor Jadi Pahlawan?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Data menunjukkan, pada Rabu (10/9/2025), rupiah bahkan menjadi mata uang terkuat di Asia terhadap dolar AS. Haluannews.id mencatat, berdasarkan data Refinitiv pukul 09.20 WIB, rupiah menguat 0,21% ke level Rp16.435/US$, menjadikannya yang terkuat di kawasan tersebut. Posisi ini jauh mengungguli peso Filipina yang mengalami depresiasi terbesar.

Penguatan rupiah juga diikuti oleh won Korea (0,10% ke KRW 1387,66/US$) dan rupee India (0,06% ke 88,167/US$).

Purbaya menambahkan, aliran masuk modal asing ke pasar SBN yang mencapai Rp 77,02 triliun hingga 4 September 2025 juga menjadi faktor positif tambahan. "Ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang tetap kuat di tengah dinamika ekonomi global, serta tata kelola fiskal yang prudent," pungkasnya. Penguatan rupiah ini menjadi angin segar bagi perekonomian nasional.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar