Rupiah Loyo, Menanti Bom Waktu Data AS!

Rupiah Loyo, Menanti Bom Waktu Data AS!

Haluannews Ekonomi – Rupiah kembali menunjukkan kelemahan terhadap dolar AS, dibuka melemah 0,09% di angka Rp16.210/US$ pada Jumat (10/1/2025). Gerak rupiah yang cenderung volatil ini tak lepas dari antisipasi pasar terhadap rilis data ketenagakerjaan AS (Non-Farm Payroll/NFP) malam nanti. Empat menit setelah pembukaan perdagangan, rupiah sempat menguat tipis ke Rp16.190/US$, namun tetap berada di zona merah. Sementara itu, indeks dolar AS/DXY terpantau turun tipis 0,02% ke angka 109,16 pada pukul 08:55 WIB, sedikit lebih rendah dari penutupan kemarin di angka 109,18.

COLLABMEDIANET

Data NFP, yang mencakup sekitar 80% tenaga kerja AS, menjadi barometer penting kesehatan ekonomi Negeri Paman Sam. Angka NFP yang tinggi mengindikasikan perekonomian yang kuat, namun berpotensi mendorong The Fed untuk mempertahankan kebijakan moneter yang ketat. Sebaliknya, angka NFP yang rendah bisa memicu pelonggaran kebijakan moneter. Para pelaku pasar, khususnya trader forex, sangat jeli mencermati data ini karena berdampak signifikan pada volatilitas pasar jangka pendek. Selain itu, NFP juga mencerminkan potensi aktivitas konsumsi masyarakat di masa mendatang.

Rupiah Loyo, Menanti Bom Waktu Data AS!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Data NFP November lalu mencatat penambahan 227.000 lapangan kerja, lonjakan signifikan dari 36.000 pada Oktober yang terdampak force majeure. Namun, pasar memprediksi angka NFP Desember 2024 akan lebih rendah, sekitar 160.000, dengan tingkat pengangguran tetap di 4,2%. Haluannews.id Research mengamati pergerakan ini dengan seksama. Ketidakpastian seputar data NFP menjadi faktor utama yang mempengaruhi pergerakan rupiah hari ini. Para analis terus memantau perkembangan situasi dan dampaknya terhadap pasar keuangan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar