Haluannews Ekonomi – Rupiah kembali terpuruk terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (9/1/2025). Pelemahan ini mencapai 0,03% di angka Rp 16.195/US$, melanjutkan tren negatif dari penutupan perdagangan sebelumnya yang terdepresiasi 0,4%. Haluannews.id mencatat, indeks dolar AS/DXY pun ikut menguat, naik 0,14% ke angka 109,24 pada pukul 08:52 WIB, lebih tinggi dari posisi kemarin di angka 109,09.

Related Post
Koreksi rupiah ini didorong sentimen eksternal, khususnya dari AS. Risalah rapat The Fed yang dirilis dini hari tadi menjadi pemicunya. Dalam risalah tersebut, para pejabat Federal Reserve mengungkapkan kekhawatiran terhadap inflasi dan dampak potensial dari kebijakan ekonomi tertentu, mengindikasikan perlambatan dalam pemangkasan suku bunga.

Risalah tersebut setidaknya empat kali menyinggung dampak perubahan kebijakan imigrasi dan perdagangan terhadap ekonomi AS. Rencana kebijakan ekonomi yang berpotensi meningkatkan tarif perdagangan terhadap beberapa negara mitra dagang AS, telah memperkuat posisi dolar AS (greenback) dan mendorong indeks dolar AS (DXY) kembali menembus level 109. Situasi ini menimbulkan tekanan signifikan terhadap rupiah.
(rev/rev)










Tinggalkan komentar