Revolusi Alkes RI: IRRA Pimpin Modernisasi dengan Teknologi Robotik Canggih

Revolusi Alkes RI: IRRA Pimpin Modernisasi dengan Teknologi Robotik Canggih

Haluannews Ekonomi – PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA), emiten yang bergerak di sektor distribusi peralatan medis, menegaskan komitmennya untuk menjadi garda terdepan dalam memenuhi kebutuhan alat kesehatan (alkes), peralatan laboratorium, serta produk farmasi guna menopang ekosistem layanan kesehatan nasional. Perusahaan ini tidak hanya berperan sebagai distributor, melainkan juga sebagai katalisator kunci dalam transformasi dan modernisasi sektor kesehatan di Indonesia.

COLLABMEDIANET

Direktur Utama PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA), Heru Firdausi Syarif, menjelaskan bahwa IRRA memegang posisi strategis dalam mendukung inisiatif pemerintah untuk memperluas aksesibilitas alkes di seluruh pelosok negeri. "Kami melihat diri kami bukan sekadar penyedia, melainkan mitra strategis yang membantu pemerataan distribusi alkes sekaligus mendorong adopsi teknologi modern dalam layanan kesehatan," ujar Heru. Visi ini sejalan dengan upaya peningkatan efisiensi dan kualitas pelayanan medis di Indonesia, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada kesehatan ekonomi bangsa.

Revolusi Alkes RI: IRRA Pimpin Modernisasi dengan Teknologi Robotik Canggih
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Dalam rangka modernisasi, IRRA telah memperkenalkan teknologi robotik mutakhir yang dirancang khusus untuk membantu prosedur bedah sendi lutut. Inovasi ini memungkinkan tenaga medis menjalankan operasi dengan tingkat presisi yang lebih tinggi, meningkatkan keamanan pasien, dan mempercepat proses pemulihan pasca-operasi. Selain itu, perusahaan juga menyediakan alat pemetaan saraf otak, sebuah teknologi krusial yang sangat membantu dalam operasi bedah saraf yang kompleks, memastikan hasil yang lebih optimal bagi pasien dan mengurangi risiko komplikasi. Investasi pada teknologi canggih ini merupakan bukti nyata komitmen IRRA dalam meningkatkan standar layanan medis di Indonesia.

Meski demikian, Heru tidak menampik bahwa tantangan besar masih membayangi, yakni tingginya ketergantungan Indonesia terhadap alkes impor. Kondisi ini menjadi hambatan signifikan bagi akselerasi kemandirian industri alkes nasional. Oleh karena itu, IRRA secara aktif mendukung dan mendorong upaya peningkatan kapasitas produksi alkes di dalam negeri. "Peningkatan produksi lokal adalah keniscayaan untuk mencapai kemandirian dan daya saing industri kesehatan kita di kancah global, sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi di dalam negeri," tegasnya.

Peran distributor alkes seperti IRRA sangat vital dalam mendorong modernisasi layanan kesehatan di Indonesia, tidak hanya melalui penyediaan produk, tetapi juga melalui transfer teknologi dan dukungan terhadap ekosistem industri lokal. Diskusi mendalam mengenai peran strategis IRRA ini sebelumnya telah dibahas dalam dialog eksklusif Shafinaz Nachiar dengan Direktur Utama PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA), Heru Firdausi Syarif, dalam program Closing Bell di Haluannews.id pada Kamis, 21 Mei 2026.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar