Haluannews Ekonomi – PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) membuka peluang bagi Komisaris Utama mereka, Rahayu Saraswati D. Djokohadikusumo, untuk mengakuisisi hingga 20% saham perusahaan dari dua pemegang saham mayoritas. Kesepakatan strategis ini diteken pada 2 Desember 2025, memberikan hak kepada Rahayu, atau pihak yang ditunjuknya, untuk membeli saham dari PT Kunci Daud Indonesia (KDI) dan PT Intan Investama Internasional (III).

Related Post
Akuisisi saham akan dilakukan secara bertahap, dimulai dengan porsi awal 5% dan berpotensi meningkat hingga maksimum 20%. Harga per lembar saham akan ditentukan saat transaksi berlangsung. Langkah ini sontak memicu spekulasi di kalangan investor mengenai arah strategis perusahaan properti ini ke depan.

Manajemen TRIN menegaskan bahwa potensi perubahan struktur kepemilikan ini tidak akan berdampak signifikan terhadap operasional, kondisi keuangan, aspek hukum, maupun kelangsungan bisnis perusahaan. Pernyataan ini bertujuan meredam kekhawatiran pasar terkait potensi gejolak akibat perubahan kepemilikan.
Sebagai informasi tambahan, saham TRIN dan anak usahanya, Triniti Dinamik Tbk (TRUE), mengalami lonjakan signifikan pada perdagangan kemarin, Kamis (5/12/2025), hingga menyentuh batas auto reject atas (ARA). TRIN, yang berada di papan FCA, naik 9,94% ke level 940, sementara TRUE melonjak 34,12% ke level 228. Reaksi pasar ini menunjukkan antusiasme investor terhadap prospek perusahaan di tengah dinamika perubahan kepemilikan.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar