haluannews.id – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk, atau yang lebih dikenal dengan kode saham TUGU, secara resmi melakukan langkah strategis dalam memperkuat struktur kepemimpinan perusahaan. Melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan di Jakarta pada Selasa (29/9/2026), perusahaan mengumumkan adanya perubahan penting pada jajaran komisaris serta penguatan pada aspek syariah.

Related Post
Langkah penyegaran ini diambil sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk terus meningkatkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) serta memperluas jangkauan layanan, terutama pada segmen asuransi berbasis syariah. Dalam agenda utama RUPSLB tersebut, para pemegang saham memberikan mandat untuk menunjuk wajah-wajah baru yang diharapkan mampu membawa perspektif segar bagi pertumbuhan bisnis Tugu Insurance ke depan.

Salah satu poin krusial dalam keputusan rapat tersebut adalah pengangkatan Bambang Wijanarko, SE., MM., sebagai Komisaris Independen yang baru. Namun, pengangkatan ini tidak serta-merta langsung berjalan secara administratif penuh. Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), saat ini Bambang Wijanarko tengah menjalani proses uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pihak manajemen menjelaskan bahwa proses pemberitahuan pengangkatan kepada Kementerian Hukum Republik Indonesia baru akan dilakukan setelah perusahaan mendapatkan surat persetujuan resmi dari OJK. Hal ini menunjukkan komitmen Tugu Insurance untuk tetap patuh pada regulasi ketat yang ditetapkan oleh otoritas keuangan di Indonesia.
Selain penguatan di jajaran komisaris, Tugu Insurance juga memberikan perhatian serius pada aspek kepatuhan syariah. Perusahaan secara resmi mengangkat dua pakar sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah, yakni Muhammad Maksum dan Siti Hannah. Kehadiran keduanya bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh produk dan operasional bisnis yang berbasis syariah di Tugu Insurance tetap berjalan sesuai dengan koridor hukum Islam dan regulasi yang berlaku. Masa jabatan kedua anggota dewan pengawas ini akan mengikuti ketentuan anggaran dasar perusahaan hingga adanya keputusan lebih lanjut dalam RUPS mendatang.
Dengan adanya perubahan ini, struktur kepemimpinan Tugu Insurance kini tampil dengan komposisi yang lebih lengkap. Di jajaran Direksi, Adi Pramana tetap memimpin sebagai Presiden Direktur, didampingi oleh jajaran direktur fungsional seperti Edi Yoga Prasetyo di bidang Kepatuhan, Fitri Azwar di bidang Keuangan, Ery Widiatmoko di bidang Pemasaran, serta Fadlil Iswahyudi di bidang Teknik.
Sementara itu, di jajaran Dewan Komisaris, Abdul Ghofar akan menjabat sebagai Presiden Komisaris sekaligus Komisaris Independen, didampingi oleh Ony Suprihartono dan Clifford Patrick Wuisan. Dengan formasi baru ini, Tugu Insurance optimistis dapat menghadapi tantangan industri asuransi yang semakin kompetitif dan dinamis.










Tinggalkan komentar