Maybank Indonesia Raup Laba Triliunan Rupiah

Maybank Indonesia Raup Laba Triliunan Rupiah

haluannews.id – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) menunjukkan performa keuangan yang solid pada periode sembilan bulan pertama tahun 2026. Perusahaan perbankan ini berhasil membukukan laba sebelum pajak yang mencapai angka fantastis, yakni sebesar Rp1,43 triliun. Capaian positif ini menjadi bukti ketangguhan manajemen dalam menavigasi dinamika pasar keuangan yang fluktuatif.

COLLABMEDIANET

Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi pengelolaan pendapatan bunga yang efektif. Pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) milik Maybank Indonesia tercatat tumbuh 4,3% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp5,75 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh kombinasi antara penurunan beban bunga serta peningkatan pendapatan bunga yang disumbangkan oleh lini anak usaha. Dampaknya, margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) perusahaan juga mengalami kenaikan sebesar 14 basis poin ke level 4,4%.

Maybank Indonesia Raup Laba Triliunan Rupiah
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Selain aspek pendapatan, Maybank Indonesia juga berhasil melakukan perbaikan signifikan pada kualitas asetnya. Hingga akhir September 2026, penyaluran kredit perusahaan tumbuh 6,8% YoY menjadi Rp128,39 triliun. Menariknya, di tengah ekspansi kredit tersebut, rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross justru berhasil ditekan turun menjadi 2,1%, lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di angka 2,4%.

Efisiensi juga terlihat dari penurunan beban pencadangan kerugian kredit yang merosot 10,2% menjadi Rp749 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan kredit yang dilakukan perusahaan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Dari sisi struktur pendanaan, Maybank Indonesia sukses mengoptimalkan dana murah atau current account saving account (CASA) yang tumbuh pesat 16,7% YoY menjadi Rp79,81 triliun. Sebaliknya, deposito berjangka mengalami penurunan 28,5% YoY, sebuah langkah strategis untuk menekan biaya dana (cost of fund).

Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, menegaskan bahwa fokus perusahaan saat ini adalah memperkuat fundamental bisnis dan efisiensi operasional. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari inisiatif strategis bertajuk ROAR30 untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.

Sektor syariah juga tidak ketinggalan dalam mencatatkan prestasi. Unit Usaha Syariah (UUS) Maybank Indonesia mencatatkan lonjakan laba sebelum pajak sebesar 29,4% YoY menjadi Rp668 miliar. Pertumbuhan ini didukung oleh kenaikan pembiayaan sebesar 18,4% dan penguatan rasio CASA syariah yang kini mencapai 70,8%.

Kinerja gemilang ini juga merambah ke anak-anak perusahaan. PT Maybank Indonesia Finance mencatat kenaikan laba 32,9%, sementara PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) melonjak tajam sebesar 70,5%. Selain itu, PT Maybank Sekuritas Indonesia juga tumbuh signifikan sebesar 45,1%. Steffano menambahkan bahwa setelah transformasi menjadi grup keuangan terintegrasi pada Agustus 2026, prioritas utama perusahaan adalah memperkuat kolaborasi antar-entitas guna memberikan solusi keuangan yang lebih komprehensif bagi nasabah.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar