haluannews.id – Bank Mandiri menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kementerian Keuangan atas kebijakan strategis penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di perbankan nasional. Langkah ini terbukti menjadi pendorong vital yang tidak hanya memperkuat likuiditas industri perbankan, tetapi juga mengoptimalkan fungsi intermediasi dalam menopang laju pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan.

Related Post
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, baru-baru ini menegaskan bahwa alokasi dana SAL mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah dan sektor perbankan. Kolaborasi ini krusial dalam menjaga stabilitas keuangan dan mengakselerasi momentum pertumbuhan ekonomi. "Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan Kementerian Keuangan yang menempatkan dananya di Bank Mandiri. Dana SAL ini merupakan bagian tak terpisahkan dari roda penggerak ekonomi negeri, memberikan kontribusi langsung dalam memacu pertumbuhan kredit dan memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Riduan.

Lebih lanjut, Riduan menekankan bahwa kerja sama erat dengan pemerintah menjadi fondasi utama dalam meningkatkan efektivitas kebijakan fiskal. Ini juga mendukung optimalisasi peran perbankan dalam menyalurkan pembiayaan, khususnya ke sektor-sektor produktif. "Kolaborasi ini semakin memperkokoh komitmen Bank Mandiri untuk terus menyalurkan pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan, terutama bagi sektor ekonomi kerakyatan," tambahnya.
Sementara itu, Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, menambahkan bahwa kehadiran dana SAL memberikan dampak positif yang terukur pada struktur pendanaan bank. Ini termasuk efisiensi biaya dana yang secara langsung membuka ruang lebih luas untuk penyaluran kredit.
Ke depan, Bank Mandiri akan terus memprioritaskan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang solid. Strategi ini akan didukung oleh penghimpunan dana murah yang berkelanjutan melalui penguatan ekosistem dan percepatan transformasi digital. Pendekatan ini menjadi pilar utama bagi struktur pendanaan Bank Mandiri yang kokoh dan tangguh.
Dalam hal penyaluran kredit, Bank Mandiri memproyeksikan pertumbuhan yang sejalan dengan tren industri hingga akhir tahun. Perseroan akan terus mengoptimalkan fungsi intermediasi secara selektif, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang disiplin. "Sebagai rekan strategis pemerintah dan penggerak ekonomi kerakyatan, penyaluran kredit Bank Mandiri difokuskan pada segmen UMKM yang memiliki peran besar dalam mendorong perekonomian nasional. Dengan prudent dan menjaga kualitas aset secara disiplin, Bank Mandiri siap memberikan kontribusi positif dalam mendukung agenda prioritas pemerintah," pungkas Novita.










Tinggalkan komentar