haluannews.id – PT Bank Mandiri Persero Tbk berhasil membukukan kinerja keuangan yang sangat impresif di paruh pertama tahun 2026. Bank pelat merah ini sukses meraup laba bersih konsolidasi sebesar Rp 30,4 triliun, sebuah capaian fantastis yang menunjukkan pertumbuhan signifikan hingga 24,4 persen secara tahunan. Angka ini sontak menarik perhatian banyak pihak, mengukuhkan posisi Bank Mandiri sebagai salah satu institusi keuangan terkuat di Indonesia.

Related Post
Novita Widya Anggraini, Direktur Finance and Strategy Bank Mandiri, mengungkapkan bahwa lonjakan laba ini tak lepas dari peningkatan produktivitas yang semakin optimal serta efisiensi operasional bisnis yang terus membaik. Kinerja cemerlang ini tercermin jelas dari rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) perseroan secara bank only yang berhasil ditekan hingga menyentuh level 57,6 persen. Angka ini menandakan pengelolaan biaya yang sangat efektif dan efisien.

Novita lebih lanjut menjelaskan bahwa produktivitas operasional yang tinggi ini merupakan buah dari penguatan kapabilitas digital Bank Mandiri yang masif. Transformasi digital ini memungkinkan pemanfaatan platform-platform digital perseroan secara lebih luas oleh berbagai segmen nasabah, baik individu maupun pelaku usaha. Adopsi teknologi yang pesat ini menjadi kunci utama di balik efisiensi dan pertumbuhan laba yang luar biasa.
Informasi lebih lanjut mengenai strategi dan capaian Bank Mandiri ini dapat Anda saksikan dalam program Power Lunch haluannews.id pada Jumat, 24 Juli 2026.










Tinggalkan komentar