haluannews.id – Kancah pasar keuangan Indonesia kini tengah diuji oleh berbagai gejolak, baik dari dalam maupun luar negeri. Situasi ini mendorong para investor untuk lebih waspada. Di panggung global, ketegangan di Timur Tengah belum mereda, bahkan hubungan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Sementara itu, dari dalam negeri, sorotan tertuju pada isu transparansi pasar saham yang dipantau ketat oleh penyedia indeks global seperti MSCI dan S&P DJI, menambah daftar kekhawatiran pelaku pasar.

Related Post
Zulfa Hendri, Direktur Utama Majoris Asset Management, mengungkapkan bahwa meskipun volatilitas terus membayangi, turbulensi yang melanda pasar modal dan keuangan Tanah Air selama tiga bulan terakhir masih bisa diatasi dengan baik. Ia menambahkan, dampak dari gejolak pasar ini juga telah dirasakan oleh sektor produksi dan industri domestik, namun tetap menunjukkan ketahanan yang solid.

Di tengah guncangan pasar dan derasnya arus keluar dana investor asing, peran serta kekuatan investor domestik menjadi krusial dalam menjaga stabilitas. Valuasi saham di bursa Indonesia saat ini dinilai sangat atraktif, menawarkan kesempatan emas bagi para investor. Tak hanya itu, pasar obligasi juga menunjukkan tanda-tanda stabilisasi yang menjanjikan.
Zulfa Hendri juga menyoroti kecenderungan pelaku pasar untuk mengalihkan aset ke instrumen pasar uang. Langkah ini diambil untuk meminimalkan risiko di tengah ketidakpastian. Tren ini, lanjutnya, terlihat jelas dari pertumbuhan pesat dana kelolaan Majoris AM di sektor pasar uang.
Lalu, bagaimana para pelaku pasar menimbang tantangan dan peluang di tengah dinamika pasar keuangan Indonesia? Pembahasan mendalam mengenai strategi investasi ini dapat Anda saksikan dalam dialog eksklusif Shania Alatas bersama Zulfa Hendri, Direktur Utama Majoris Asset Management, di acara Power Lunch haluannews.id pada Jumat, 10 Juli 2026.










Tinggalkan komentar