haluannews.id – Produsen makanan dan minuman terkemuka, PT Niramas Utama Tbk. (JELI), yang dikenal luas dengan merek Inaco, bersiap menggebrak lantai bursa saham Indonesia. Perusahaan ini akan menggelar penawaran umum perdana (IPO) dengan melepas 350 juta lembar saham ke publik, setara dengan 25,93% dari total modal ditempatkan dan disetor. Setiap saham memiliki nilai nominal Rp100, namun harga penawarannya kepada investor dipatok dalam kisaran menarik antara Rp900 hingga Rp1.120 per lembar.

Related Post
Dari aksi korporasi strategis ini, JELI menargetkan perolehan dana segar fantastis, mencapai puncaknya hingga Rp392 miliar. Mayoritas dari dana tersebut, sekitar 51,04%, akan dialokasikan untuk memperkuat anak perusahaan, PT NPS, melalui penyertaan modal dalam bentuk ekuitas. Tak hanya itu, sekitar 18,36% dari hasil IPO juga akan digunakan untuk investasi belanja modal, termasuk pembelian, pelunasan, dan instalasi mesin produksi serta peralatan pendukung lainnya. Langkah ini diharapkan dapat mendongkrak kapasitas penyimpanan gudang dan mengoptimalkan efisiensi proses logistik perusahaan.

Selain untuk ekspansi, JELI juga akan memanfaatkan sebagian dana IPO, sekitar 10,63%, untuk melunasi sebagian pokok utang jangka pendek. Sementara sisa dana sekitar 19,97% akan difungsikan sebagai modal kerja guna mendukung operasional sehari-hari perusahaan. Untuk memastikan kelancaran proses IPO ini, PT Sucor Sekuritas telah ditunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Bagi para investor yang tertarik, jadwal sementara IPO JELI telah ditetapkan. Masa penawaran awal berlangsung dari 15 hingga 22 Juni 2026. Pernyataan pendaftaran dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan efektif pada 29 Juni 2026. Selanjutnya, masa penawaran umum akan dibuka pada 1 hingga 3 Juli 2026, dengan tanggal penjatahan pada 3 Juli 2026. Distribusi saham secara elektronik dijadwalkan pada 6 Juli 2026, dan puncaknya, saham JELI akan resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 7 Juli 2026.










Tinggalkan komentar