haluannews.id – Pasar saham Indonesia diwarnai drama pada perdagangan sesi pertama Kamis 10 September 2026. Indeks Harga Saham Gabungan IHSG harus rela menutup sesi siang di zona merah setelah sempat menunjukkan taringnya di awal pembukaan.

Related Post
Sempat menembus level psikologis 6.700, indeks kebanggaan bursa Tanah Air ini justru tak mampu mempertahankan momentum positifnya. Setelah dibuka di 6.688,18 dan mencapai puncak 6.712,50, IHSG perlahan tergerus hingga menyentuh titik terendah 6.655,41 sebelum akhirnya ditutup pada posisi 6.668,52, terkoreksi 0,14% atau setara 9,68 poin.

Aktivitas perdagangan mencatat nilai transaksi fantastis mencapai Rp11,52 triliun dengan volume 22,52 miliar saham yang berpindah tangan melalui 1,47 juta kali transaksi. Namun data tersebut juga mengindikasikan dominasi aksi jual. Tercatat 354 saham ambruk berbanding 284 saham yang berhasil menguat, sementara 325 saham lainnya stagnan. Kondisi ini jelas menunjukkan sentimen negatif lebih kuat membayangi pasar.
Pergerakan sektoral menunjukkan gambaran yang kontras. Sektor utilitas menjadi bintang dengan lonjakan 1,95%, diikuti oleh sektor properti yang tumbuh 0,37%. Di sisi lain sektor kesehatan menjadi beban terberat IHSG dengan penurunan signifikan 1,51%. Sektor finansial juga tak luput dari tekanan, merosot 0,65%, disusul industri -0,27% dan teknologi -0,01%.
Saham-saham berkapitalisasi besar menjadi penentu arah pergerakan IHSG. Bank Rakyat Indonesia BBRI menjadi biang kerok utama dengan sumbangan negatif 7,76 poin. Tak jauh berbeda Bank Central Asia BBCA juga membebani indeks sebesar 7,04 poin, diikuti Bayan Resources BYAN yang tergerus 6,50 poin. AMMAN Mineral Internasional AMMN dan VKTR Teknologi Mobilitas VKTR turut menambah daftar pemberat masing-masing dengan kontribusi negatif 3,14 poin dan 2,62 poin.
Meski demikian beberapa emiten berhasil menjadi penopang IHSG dari koreksi yang lebih dalam. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk CUAN memimpin dengan sumbangan 3,83 poin, disusul MNC Tourism Indonesia KPIG 3,21 poin dan United Tractors UNTR 2,99 poin. Barito Renewables Energy BREN dan Aneka Tambang ANTM juga memberikan kontribusi positif masing-masing 2,88 poin dan 2,05 poin.










Tinggalkan komentar