Haluannews Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan hari ini, Jumat (3/10/2025), dengan catatan positif. Pada pembukaan, IHSG melompat 0,35% atau 28,56 poin, bertengger di level 8.099,64.

Related Post
Optimisme terlihat dari pergerakan saham, di mana 237 saham mencatatkan kenaikan, sementara 64 saham terkoreksi, dan 274 saham stagnan. Aktivitas perdagangan cukup ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp 241,07 miliar, melibatkan 428,88 juta saham dalam 37.740 transaksi.

Sentimen pasar saat ini cenderung minim, terutama terkait rilis data ekonomi. Namun, harapan akan fenomena "Bear Killer" di bulan Oktober turut membangkitkan antusiasme pelaku pasar. Secara historis, Oktober sering menjadi momentum pembalikan arah pasar saham setelah periode September yang kerap kali kurang menggembirakan.
Meskipun demikian, pasar tetap mewaspadai potensi dampak government shutdown di Amerika Serikat terhadap perekonomian global. Walaupun IHSG mampu mencatatkan kinerja positif di bulan September dengan kenaikan 2,94%, sentimen eksternal tetap menjadi perhatian.
Kinerja IHSG di bulan September didorong oleh sejumlah faktor, termasuk pemangkasan suku bunga oleh Bank Indonesia menjadi 4,75% dan berbagai kebijakan stimulus dari pemerintah, seperti pemberian likuiditas kepada bank-bank Himbara, keputusan untuk tidak menaikkan tarif cukai tembakau (CHT) untuk tahun 2026, dan penyaluran stimulus ekonomi.
Secara historis, IHSG cenderung menunjukkan performa yang baik di bulan Oktober. Dalam 10 tahun terakhir, indeks ini hanya mengalami pelemahan sebanyak dua kali, yaitu pada tahun 2018 dan 2023.
Sementara itu, bursa saham Asia-Pasifik juga dibuka dengan sentimen positif, mengikuti tren yang terjadi di Wall Street. Investor tampaknya tidak terlalu terpengaruh oleh shutdown pemerintahan AS, meskipun mereka tetap memantau perkembangan situasi untuk mengantisipasi dampaknya terhadap perekonomian.
Indeks Nikkei 225 Jepang dibuka menguat 0,42%, sementara Topix naik 0,35%. Di sisi lain, indeks S&P/ASX 200 Australia justru melemah 0,17%.
Di Amerika Serikat, indeks berjangka bergerak stabil setelah tiga indeks utama mencetak rekor tertinggi. S&P 500 naik tipis 0,06%, Dow Jones bertambah 78 poin atau 0,2%, dan Nasdaq menguat 0,4%. Kenaikan saham Nvidia menjadi pendorong utama reli sektor teknologi di Wall Street.
Editor: Rohman











Tinggalkan komentar