IHSG Ambles di Sesi 1, Padahal Sempat Terbang Tinggi! Ada Apa?

IHSG Ambles di Sesi 1, Padahal Sempat Terbang Tinggi! Ada Apa?

Haluannews Ekonomi – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi pertama hari Kamis (16/4/2026) dengan kinerja kurang memuaskan, ditutup melemah 0,36% atau setara 27,49 poin ke level 7.596,10. Penurunan ini terjadi setelah pasar sempat menunjukkan optimisme di awal sesi.

COLLABMEDIANET

Data pasar dari Haluannews.id mencatat, pergerakan saham di sesi ini cukup berimbang, dengan 344 saham menguat, 340 saham melemah, dan 275 saham stagnan. Aktivitas perdagangan terbilang ramai, membukukan nilai transaksi fantastis sebesar Rp 10,74 triliun, melibatkan pertukaran 24,18 miliar lembar saham dalam 1,65 juta kali transaksi. Sayangnya, kapitalisasi pasar ikut tergerus, menyusut menjadi Rp 13.523 triliun.

IHSG Ambles di Sesi 1, Padahal Sempat Terbang Tinggi! Ada Apa?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Saham-saham dengan nilai transaksi terbesar didominasi oleh emiten berkapitalisasi besar. Bank Mandiri (BMRI) memimpin dengan total transaksi mencapai Rp 1,33 triliun. Diikuti ketat oleh Barito Renewables Energy (BREN) dan Bakrie & Brother (BNBR) yang masing-masing mencatatkan nilai transaksi Rp 1,17 triliun. Astrindo Nusantara Infrastruktur (BIPI) juga masuk dalam jajaran teratas dengan transaksi Rp 1,06 triliun.

Padahal, pada pembukaan sesi, IHSG sempat menunjukkan geliat positif, melonjak lebih dari 1%. Data dari Refinitiv menunjukkan, penguatan awal ini banyak disokong oleh sektor kesehatan yang melesat 5,52%. Kenaikan signifikan ini tak lepas dari performa gemilang saham emiten rumah sakit milik Dato Sri Tahir, Sejahteraraya Anugrahjaya (SRAJ), yang ‘terbang’ 14,5% ke level Rp 15.000 di sesi pertama. Kontribusi SRAJ terhadap indeks mencapai 8,76 poin.

Namun, euforia tersebut tak bertahan lama. Sekitar satu jam setelah perdagangan dibuka, tekanan jual mulai terasa, terutama pada saham-saham unggulan seperti Dian Swastatika Sentosa (DSSA) dan Barito Renewables Energy (BREN). DSSA terkoreksi 3,28%, menyeret IHSG sebesar 9,7 poin, sementara BREN anjlok 3,88% dengan kontribusi negatif 9,22 poin. Koreksi dua saham ini menjadi salah satu pemic

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar