ICBP Cetak Laba Gila! Daya Beli Loyo, Kok Bisa?

ICBP Cetak Laba Gila! Daya Beli Loyo, Kok Bisa?

Haluannews Ekonomi – Di tengah isu pelemahan daya beli masyarakat, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) justru mencatatkan kinerja yang fantastis. Laba bersih perusahaan pemilik merek mi instan ternama ini melonjak hingga 56,5% secara tahunan (year-on-year/yoy), mencapai Rp5,54 triliun pada semester I-2025.

COLLABMEDIANET

Lonjakan laba ini tentu menjadi sorotan, mengingat banyak pihak yang mengkhawatirkan dampak perlambatan ekonomi terhadap sektor konsumsi. Penjualan neto ICBP sendiri sebenarnya hanya tumbuh tipis 1,73% yoy menjadi Rp37,60 triliun. Sementara beban pokok penjualan justru meningkat 6,52% yoy menjadi Rp24,48 triliun, yang mengakibatkan laba bruto terkoreksi 6,12% yoy menjadi Rp13,12 triliun.

ICBP Cetak Laba Gila! Daya Beli Loyo, Kok Bisa?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Namun, kejelian manajemen ICBP dalam melakukan efisiensi patut diacungi jempol. Beban keuangan perusahaan berhasil dipangkas secara signifikan, anjlok 66% yoy menjadi Rp1,29 triliun. Selain itu, pendapatan operasi lain juga mengalami peningkatan menjadi Rp685 miliar, dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp404 miliar. Alhasil, laba sebelum pajak ICBP melesat menjadi Rp7,74 triliun dari sebelumnya Rp5,53 triliun.

Dari sisi neraca, total aset ICBP per 30 Juni 2025 tercatat meningkat menjadi Rp132 triliun dari Rp126 triliun pada akhir Desember 2024. Liabilitas juga mengalami kenaikan menjadi Rp62,5 triliun, sementara ekuitas naik menjadi Rp69,5 triliun.

Direktur Utama ICBP, Anthoni Salim, mengakui bahwa perusahaan menghadapi tantangan makroekonomi dan pelemahan daya beli. Meski demikian, pihaknya tetap fokus pada prioritas strategis perusahaan. "Kami akan terus waspada dalam mengantisipasi ketidakpastian yang berkelanjutan yang dapat mempengaruhi bisnis kami, sekaligus memastikan aksesibilitas konsumen terhadap rangkaian produk kami yang luas, memenuhi kebutuhan konsumen melalui inovasi produk, dan meningkatkan efisiensi operasional untuk memastikan pertumbuhan berkelanjutan jangka panjang," ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip Haluannews.id, Jumat (1/8/2025).

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar