Harga Minyak Terkerek Naik! Solar Langka Jadi Pemicu Utama?

Harga Minyak Terkerek Naik! Solar Langka Jadi Pemicu Utama?

Haluannews Ekonomi – Harga minyak mentah dunia kembali menunjukkan taringnya pada perdagangan Jumat (25/7/2025), didorong oleh sentimen positif dari potensi kesepakatan dagang AS-India dan kelangkaan pasokan solar global.

COLLABMEDIANET

Pada pukul 09.55 WIB, minyak mentah Brent diperdagangkan di level US$69,60 per barel, naik tipis dari penutupan sebelumnya di US$69,18 per barel. Sementara itu, minyak WTI juga mengalami kenaikan ke level US$66,42 per barel. Kenaikan ini memperpanjang tren positif yang telah berlangsung sejak awal pekan.

Harga Minyak Terkerek Naik! Solar Langka Jadi Pemicu Utama?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Optimisme pasar terhadap kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan India menjadi salah satu faktor pendorong kenaikan harga minyak. Menteri Perdagangan India, Piyush Goyal, menyatakan keyakinannya bahwa kesepakatan tersebut dapat segera terwujud. Selain itu, Brasil dan Meksiko juga tengah menjajaki peluang ekspansi hubungan dagang dengan negara-negara besar.

Namun, di balik sentimen positif tersebut, kekhawatiran akan kelebihan pasokan (oversupply) dari negara-negara OPEC+ masih membayangi pasar. Peningkatan produksi minyak dari negara-negara tersebut dalam beberapa bulan terakhir menimbulkan pertanyaan tentang keseimbangan antara penawaran dan permintaan global.

Di sisi lain, pasar solar (diesel) justru menunjukkan kondisi yang ketat. Harga minyak mentah berat, yang merupakan bahan baku utama produksi solar, mengalami kenaikan yang lebih signifikan dibandingkan Brent dan WTI. Hal ini dipicu oleh kebijakan Uni Eropa yang memperketat impor minyak dari Rusia, sehingga membatasi pasokan solar dan menopang harga.

Dengan kondisi pasar yang diwarnai oleh sentimen campuran, pergerakan harga minyak diperkirakan akan cenderung hati-hati menjelang tenggat waktu kesepakatan dagang AS-India dan rilis data permintaan solar global dari Badan Energi Internasional (IEA) dalam laporan mingguan mereka. Investor akan mencermati perkembangan ini untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah pasar minyak ke depan.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar