Gelombang Baru Emiten Siap Melantai di Bursa

Gelombang Baru Emiten Siap Melantai di Bursa

haluannews.id – Pasar modal Indonesia diprediksi akan mengalami geliat yang luar biasa dalam waktu dekat. Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan adanya tumpukan antrean perusahaan yang tengah bersiap untuk melakukan penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO). Tidak hanya itu, tren pendanaan melalui instrumen utang juga menunjukkan sinyal positif dengan banyaknya perusahaan yang berencana menerbitkan obligasi maupun sukuk.

COLLABMEDIANET

Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh otoritas bursa hingga awal November 2026, tercatat sebanyak sembilan perusahaan tengah mengantre untuk mencatatkan saham mereka di bursa. Menariknya, sektor kesehatan atau healthcare menjadi primadona dalam daftar calon emiten baru ini. Sebanyak empat perusahaan atau sekitar 44,4 persen dari total calon IPO berasal dari sektor kesehatan, yang menunjukkan bahwa industri medis dan layanan kesehatan masih memiliki prospek pertumbuhan yang sangat menjanjikan di mata investor.

Gelombang Baru Emiten Siap Melantai di Bursa
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Selain sektor kesehatan, sektor bahan baku (basic materials) dan energi juga turut menyumbang masing-masing dua perusahaan dalam daftar antrean. Sementara itu, sektor keuangan menyumbang satu perusahaan. Menarik untuk dicatat bahwa sektor-sektor seperti teknologi, properti, hingga barang konsumsi (consumer cyclicals) belum terlihat dalam daftar calon emiten yang sedang mengantre untuk melantai di bursa saat ini.

Jika meninjau dari sisi skala aset, para calon emiten ini memiliki profil yang beragam. Lima perusahaan masuk dalam kategori aset skala menengah dengan nilai antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar. Tiga perusahaan lainnya merupakan pemain skala besar dengan aset di atas Rp250 miliar, sementara satu perusahaan lainnya masih berada di skala kecil dengan aset di bawah Rp50 miliar. Klasifikasi ini merujuk pada ketentuan regulasi yang berlaku di pasar modal Indonesia.

Tak hanya fokus pada pasar saham, pasar obligasi juga menunjukkan aktivitas yang sangat intens. Sebanyak 19 penerbit sedang menyiapkan rencana penerbitan 29 emisi obligasi dan sukuk. Sektor infrastruktur dan keuangan menjadi motor penggerak utama dalam rencana penerbitan surat utang ini. Secara keseluruhan, hingga saat ini telah terbit 156 emisi dari 67 penerbit dengan total nilai mencapai Rp157,73 triliun.

Di sisi lain, mekanisme rights issue atau hak memesan efek terlebih dahulu juga masih berjalan. BEI mencatat ada 16 emiten yang telah sukses menerbitkan saham baru dengan total nilai mencapai Rp37,35 triliun. Selain itu, masih terdapat satu perusahaan dari sektor properti dan real estat yang masuk dalam daftar rencana rights issue mendatang.

Fenomena ini menandakan bahwa kepercayaan pelaku usaha untuk mencari pendanaan melalui pasar modal tetap kuat. Bagi para investor, gelombang emiten baru ini diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan instrumen investasi yang variatif, mulai dari saham sektor kesehatan yang sedang tumbuh hingga instrumen pendapatan tetap melalui obligasi.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar