Haluannews Ekonomi – Jakarta – Holding BUMN Industri Pertahanan, DEFEND ID, mencatatkan kinerja finansial yang gemilang sepanjang tahun 2025. Laba bersih konsolidasian perusahaan ini meroket tajam hingga 430,1%, mencapai angka fantastis Rp913,05 miliar. Capaian ini jauh melampaui ekspektasi, mengingat laba bersih pada tahun 2024 hanya sebesar Rp172,24 miliar, menandai pertumbuhan yang luar biasa dalam satu tahun fiskal.

Related Post
Peningkatan laba yang signifikan ini tidak lepas dari dorongan pendapatan usaha yang mencapai Rp20,71 triliun. Haluannews.id mencatat, performa impresif ini ditopang oleh serangkaian strategi jitu, meliputi peningkatan efisiensi operasional di seluruh entitas usaha, penguatan kinerja bisnis inti, serta optimalisasi pengelolaan proyek-proyek strategis yang tengah berjalan.

Lebih lanjut, kekuatan fundamental DEFEND ID juga tercermin dari total kontrak yang berhasil dibukukan sepanjang tahun 2025. Nilainya mencapai Rp113,85 triliun. Angka tersebut terdiri dari nilai kontrak carry over dari tahun sebelumnya sebesar Rp94,78 triliun dan penambahan kontrak baru yang signifikan senilai Rp19,07 triliun, menunjukkan kepercayaan pasar dan kapasitas perusahaan dalam menggarap proyek-proyek besar.
Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D., Direktur Utama PT Len Industri (Persero) Holding DEFEND ID, dalam keterangannya yang dirilis pada Jumat (29/5/2026) dan dikutip Haluannews.id, menggarisbawahi bahwa kinerja gemilang ini menjadi fondasi krusial dalam memperkuat posisi Len sebagai perusahaan teknologi strategis nasional. "Kinerja positif yang berhasil dicapai pada tahun 2025 merupakan hasil nyata dari transformasi bisnis yang berkelanjutan, penguatan sinergi dalam ekosistem industri pertahanan, serta komitmen tak tergoyahkan seluruh insan perusahaan dalam mendorong kemandirian teknologi nasional," tegasnya.
Struktur fundamental perusahaan juga semakin kokoh, tercermin dari peningkatan total aset yang mencapai Rp66,05 triliun, tumbuh 18,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, total ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp15,23 triliun, meningkat 8,2% dari tahun 2024. Data ini secara jelas mengindikasikan penguatan signifikan pada struktur keuangan dan kapasitas usaha Holding DEFEND ID untuk ekspansi di masa mendatang.
Tingkat kesehatan perusahaan juga berada pada kategori BBB+, menegaskan kondisi perusahaan yang sehat, memiliki prospek bisnis yang kuat, serta mendukung keberlanjutan pertumbuhan usaha di masa mendatang. Hal ini menjadi indikator positif bagi investor dan pemangku kepentingan.
DEFEND ID juga didukung oleh sumber daya manusia yang mumpuni, dengan total 11.022 karyawan. Menariknya, lebih dari 60% di antaranya berada pada bidang produksi dan engineering. Komposisi ini secara jelas merefleksikan kapabilitas manufaktur dan penguasaan teknologi yang menjadi fondasi utama pengembangan industri pertahanan nasional, memastikan inovasi dan kualitas produk yang dihasilkan.
Editor: Rohman











Tinggalkan komentar