Dulu Diremehkan, Kini Lamborghini Libas Ferrari! Hartanya Capai Rp 338 Triliun!

Dulu Diremehkan, Kini Lamborghini Libas Ferrari! Hartanya Capai Rp 338 Triliun!

Haluannews Ekonomi – Kisah sukses Ferruccio Lamborghini, anak petani yang kini menjadi ‘raja’ mobil dunia, merupakan bukti nyata bahwa kesuksesan bisa diraih siapapun, tak memandang latar belakang. Motivasi tinggi, bahkan terpicu oleh rasa sakit hati, menjadi kunci perjalanan hidupnya yang luar biasa. Perjalanan ini dimulai dari hinaan yang ia terima dari sang kompetitor, Enzo Ferrari.

COLLABMEDIANET

Awalnya, Ferruccio, seorang pebisnis asal Italia, sukses besar di bidang penjualan traktor pada tahun 1946. Pengalaman masa kecilnya sebagai anak petani yang akrab dengan mesin traktor menjadi modal berharga. Kepahamannya yang mendalam tentang mesin membuatnya mampu menciptakan traktor terbaik dan meraup keuntungan besar. Keberhasilan ini menjadi batu loncatan bagi ekspansi bisnisnya di sektor mesin, yang semakin menambah kekayaannya dan mengukuhkan posisinya sebagai salah satu orang terkaya di Italia.

Dulu Diremehkan, Kini Lamborghini Libas Ferrari! Hartanya Capai Rp 338 Triliun!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Namun, hobi Ferruccio terhadap mobil mewah berujung pada pengalaman pahit. Saat membeli Ferrari 250 GTO, ia mendapati masalah pada kopling dan mesin. Keluhannya kepada Enzo Ferrari justru disambut dengan penghinaan. Enzo meremehkan Ferruccio, menganggapnya tidak mampu mengemudi mobil sport dan menyarankan agar berjalan kaki saja.

Perlakuan tersebut memicu api balas dendam dalam diri Ferruccio. Ia memperbaiki sendiri Ferrari 250 GTO-nya, dan keberhasilan ini semakin menguatkan tekadnya untuk membangun pabrik mobil sendiri yang kelak akan menyaingi, bahkan mengalahkan Ferrari.

Pada tahun 1962, Automobili Lamborghini berdiri. Ferruccio, yang telah sukses di bisnis traktor, mengeluarkan sebagian besar kekayaannya untuk menciptakan mobil sport mewah dan cepat. Ia merekrut eks-karyawan Ferrari, termasuk Giotto Bizzarini, untuk mewujudkan ambisinya.

Hasilnya luar biasa. Pada tahun 1963, Lamborghini meluncurkan mobil sport 350 GT yang mampu melaju hingga 250 km/jam dengan kenyamanan dan stabilitas tinggi. Mobil ini langsung sukses besar dan menjadi pesaing serius Ferrari. Lamborghini pun terus merilis mobil-mobil baru yang laris manis di pasaran, menyaingi merek-merek ternama seperti Mercedes Benz, BMW, Audi, Porsche, dan Jaguar.

Sayangnya, kejayaan Lamborghini di era kepemimpinan Ferruccio tak bertahan lama. Masalah keuangan pada tahun 1973 memaksanya melepas perusahaan kepada pemilik baru. Namun, warisan Ferruccio tetap hidup. Lamborghini terus berjaya hingga kini, bahkan berhasil melampaui Ferrari dengan valuasi mencapai €20 miliar atau sekitar Rp 338 triliun, menurut data dari Business Chief.

Kisah Ferruccio Lamborghini membuktikan bahwa kegagalan dan penghinaan bisa menjadi motivasi yang luar biasa untuk mencapai kesuksesan. Dari seorang anak petani yang diremehkan, ia menjelma menjadi ‘raja’ mobil dunia, meninggalkan warisan yang tak ternilai harganya.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar