haluannews.id – Kabar duka menyelimuti dunia usaha dan pemberdayaan ekonomi di Indonesia. PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM secara resmi mengumumkan kabar mengejutkan mengenai berpulangnya sosok pemimpin penting, Arief Mulyadi, yang menjabat sebagai Direktur Utama perusahaan tersebut. Kabar duka ini disampaikan secara resmi oleh pihak manajemen melalui kanal media sosial resmi mereka pada Selasa (27/10/2026).

Related Post
Kepergian Arief Mulyadi meninggalkan duka yang sangat mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar PNM, tetapi juga bagi seluruh pemangku kepentingan yang selama ini merasakan dampak positif dari program-program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan di bawah kepemimpinannya. Arief dikenal sebagai sosok yang memiliki visi kuat dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui akses permodalan bagi masyarakat kelas menengah ke bawah.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui akun Instagram PNM, manajemen menyampaikan rasa kehilangan yang luar biasa atas sosok yang telah memimpin perusahaan selama periode 2018 hingga 2026. Arief tercatat telah memberikan kontribusi yang sangat signifikan dalam membawa PNM menjadi lembaga keuangan yang semakin kokoh dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.
"Segenap keluarga besar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Bapak Arief Mulyadi, Direktur Utama PNM periode 2018-2026," tulis pernyataan resmi perusahaan tersebut.
Pihak PNM juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas seluruh dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan oleh almarhum selama masa jabatannya. Arief dinilai sebagai pemimpin yang sangat fokus pada misi sosial perusahaan, yakni memberdayakan masyarakat melalui penyediaan modal usaha yang inklusif. Jejak langkah dan kebijakan yang ia ambil selama memimpin PNM diharapkan dapat terus memberikan manfaat jangka panjang bagi kemajuan ekonomi nasional.
"Terima kasih atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi yang telah diberikan bagi PNM dan pemberdayaan masyarakat Indonesia," lanjut pernyataan tersebut.
Menanggapi musibah ini, jajaran manajemen PNM bersama seluruh karyawan mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat yang paling mulia di sisi Allah SWT. Mereka juga memohon agar segala kesalahan dan kekhilafan almarhum selama hidup di dunia diampuni oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Selain doa untuk almarhum, pihak perusahaan juga menyampaikan pesan empati yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Manajemen berharap agar keluarga besar Arief Mulyadi diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran dalam menghadapi masa-masa sulit setelah kehilangan sosok kepala keluarga yang sangat dihormati ini.
Kepergian Arief Mulyadi menandai berakhirnya sebuah era kepemimpinan yang penuh dengan semangat pemberdayaan di PNM. Banyak pihak yang menilai bahwa kontribusi Arief dalam memperluas jangkauan akses keuangan bagi pelaku usaha mikro telah menjadi salah satu pilar penting dalam penguatan ekonomi nasional di Indonesia.










Tinggalkan komentar