haluannews.id – Pengukuhan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru-baru ini dilaksanakan, disambut antusias oleh para pelaku industri perbankan nasional. Mereka menaruh harapan besar agar kepemimpinan baru di bank sentral mampu menjaga stabilitas mata uang rupiah sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Related Post
Hery Gunardi, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), menegaskan peran vital BI dalam menopang pilar perekonomian bangsa. Menurutnya, bank sentral memiliki tanggung jawab krusial dalam merumuskan strategi keuangan, menjaga likuiditas pasar, mengelola nilai tukar, serta menarik investasi.

Ia berharap, di bawah kepemimpinan Destry, BI akan semakin pro-pertumbuhan (pro-growth) dan mampu meningkatkan kepercayaan investor global terhadap prospek ekonomi Indonesia. "Dengan formasi kepemimpinan yang baru ini, kami optimis akan ada peningkatan kepercayaan dari investor asing, yang pada gilirannya akan menarik kembali arus modal yang sempat keluar dari pasar domestik," ungkap Hery di Mahkamah Agung, Jakarta.
Senada dengan Hery, Direktur Finance & Strategy PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) Nofry Roni Poetra juga menyuarakan ekspektasi positif. Ia berharap agar setiap kebijakan yang digulirkan BI dapat berpihak pada kemajuan pasar dan industri perbankan.
Mengenai arah suku bunga, Nofry menyatakan bahwa sektor perbankan akan selalu mengikuti arahan kebijakan moneter yang ditetapkan oleh BI. Baginya, penetapan suku bunga bukan hanya tentang memacu pertumbuhan ekonomi, tetapi juga esensial untuk mempertahankan kestabilan nilai tukar rupiah dan mengendalikan laju inflasi. "Harapan kami adalah stabilitas yang lebih baik, dengan keseimbangan antara dorongan pertumbuhan ekonomi dan penjagaan kestabilan rupiah," pungkas Nofry.










Tinggalkan komentar