DCII Kembali Dibuka! Saham Termahal Siap Terbang Lagi?

DCII Kembali Dibuka! Saham Termahal Siap Terbang Lagi?

Haluannews Ekonomi – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut suspensi perdagangan saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) mulai hari ini, mengakhiri penangguhan selama sembilan hari sejak 24 Juli 2025. Keputusan ini membuka kembali kesempatan bagi investor untuk bertransaksi saham emiten data center tersebut di pasar reguler dan tunai.

COLLABMEDIANET

Manajemen BEI dalam pengumumannya menyatakan bahwa pembukaan suspensi ini didasarkan pada hasil penilaian Bursa terhadap pemenuhan kewajiban keterbukaan informasi dan perkembangan terkini dari perseroan. Sebelumnya, BEI mengambil langkah suspensi untuk menjaga ketertiban, kewajaran, dan efisiensi pasar.

DCII Kembali Dibuka! Saham Termahal Siap Terbang Lagi?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Saham DCII, yang dikenal sebagai saham termahal di bursa, sempat mencatatkan rekor kenaikan harga yang signifikan sebelum akhirnya digembok. Pada penutupan perdagangan terakhir sebelum suspensi, harga saham DCII berada di level Rp346.725 per lembar, setelah mengalami Auto Reject Atas (ARA) atau kenaikan 20% dalam sehari.

Sebelumnya, saham ini juga sempat mengalami suspensi pada 22 Juli 2025 karena lonjakan harga yang mencapai hampir 100% dalam seminggu. Akibatnya, secara month to date (MTD), saham DCII telah melonjak 128% dan menjadi saham termahal di BEI, dengan modal minimal Rp34,67 juta untuk membeli 1 lot.

Meskipun kinerja keuangan DCII terbilang moncer dengan laba bersih melonjak 106% menjadi Rp616,95 miliar pada semester I/2025, nilai transaksi saham ini tergolong kecil dibandingkan dengan kapitalisasi pasarnya yang besar. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang potensi volatilitas dan manipulasi harga.

Analis pasar mengingatkan investor ritel untuk berhati-hati dan tidak terburu-buru (FOMO) dalam membeli saham DCII. Penting untuk mempertimbangkan fundamental perusahaan dan potensi risiko "digoreng" sebelum mengambil keputusan investasi.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar