haluannews.id – PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk BTN kembali mengukuhkan posisinya sebagai institusi keuangan terkemuka dengan meraih peringkat tertinggi idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia Pefindo. Predikat gemilang ini disertai outlook stabil dan berlaku hingga September 2027 menandakan kepercayaan penuh terhadap fundamental serta ketahanan finansial bank pelat merah tersebut.

Related Post
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengungkapkan bahwa pencapaian ini bukan sekadar angka melainkan cerminan kepercayaan publik dan pasar terhadap kinerja BTN yang solid. Ia menegaskan peringkat ini menjadi pemicu kuat bagi perseroan untuk terus berinovasi menjaga dominasi bisnis memperkuat likuiditas dan fleksibilitas keuangan demi pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan di masa depan.

Pefindo dalam penilaiannya menyoroti kekuatan kredit BTN yang ditopang oleh fondasi bisnis yang sangat solid likuiditas yang melimpah serta fleksibilitas keuangan yang prima. Lebih jauh Pefindo memberikan apresiasi positif terhadap BTN secara korporasi berkat dukungan pemerintah yang sangat kuat. Hal ini selaras dengan peran vital BTN dalam menyukseskan berbagai program perumahan nasional termasuk inisiatif Tiga Juta Rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Selain peringkat korporasi Pefindo juga menegaskan kembali peringkat idAAA untuk Obligasi Sosial Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 senilai Rp300 miliar. Tak hanya itu Obligasi Subordinasi I Tahap I Tahun 2025 senilai Rp2 triliun juga mempertahankan peringkat idAA yang solid. Meskipun BTN kini tengah bertransformasi menuju layanan "beyond mortgage" komitmennya terhadap program perumahan pemerintah tetap tak tergoyahkan. Bank ini terus aktif memfasilitasi Kredit Pemilikan Rumah KPR bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah hingga menengah.
Sebagai informasi per 30 Juni 2026 mayoritas saham BTN yakni 60% dimiliki oleh Pemerintah Indonesia melalui BPI Danantara dan BP BUMN sementara 40% sisanya tersebar di tangan publik.








Tinggalkan komentar