haluannews.id – Dunia politik Inggris diguncang oleh kucuran dana fantastis dari investor kripto terkemuka Ben Delo. Pendiri platform perdagangan kripto BitMEX ini menjanjikan sumbangan sebesar 36 juta poundsterling atau setara Rp858,6 miliar kepada Reform UK sebuah partai populis. Donasi jumbo ini bertujuan untuk memperkuat posisi partai tersebut dalam kontestasi pemilu mendatang.

Related Post
Ben Delo, yang sempat tersandung kasus hukum di Amerika Serikat karena melanggar Undang-Undang Kerahasiaan Bank namun kemudian menerima amnesti dari Presiden Donald Trump, mengungkapkan motivasinya. Ia ingin memastikan Reform UK memiliki kesempatan yang setara untuk bersaing dengan dua kekuatan politik utama Inggris yakni Partai Buruh yang kini berkuasa dan Partai Konservatif sebagai oposisi. Menurutnya donasi ini krusial agar Reform UK bisa fokus pada persiapan pemerintahan bukan sekadar menggalang dana.

Dalam sebuah opini yang dimuat di surat kabar Telegraph Ben Delo menekankan pentingnya Reform UK untuk mengembangkan kebijakan matang dan menyusun undang-undang. Ia membandingkan keseriusan Reform UK dengan persiapan Partai Buruh sebelum memenangkan pemilu pada tahun 2024. Delo yang memahami betul rasanya menjadi perusahaan rintisan yang diawasi ketat menyatakan ingin mendukung penuh partai yang diyakininya berpotensi memimpin Inggris.
Reform UK yang dipimpin oleh tokoh veteran Brexit Nigel Farage sebelumnya sempat mendominasi jajak pendapat selama lebih dari setahun. Namun dukungan mereka sedikit menurun setelah menghadapi serangkaian tuduhan terkait sumbangan politik termasuk dugaan pelanggaran hukum pemilu oleh dua ajudan senior Farage yang kini telah diskors. Farage menyambut baik sumbangan besar dari Delo dengan rasa hormat dan rendah hati. Ia meyakini Reform UK adalah satu-satunya partai yang mampu membalikkan keadaan dan mengembalikan kejayaan Inggris.
Sumbangan terbaru dari Ben Delo ini bukan yang pertama. Sebelumnya ia telah memberikan 8 juta poundsterling atau sekitar Rp190,8 miliar kepada Reform UK. Donasi 36 juta poundsterling ini bahkan memecahkan rekor sumbangan politik Inggris jauh melampaui 10 juta poundsterling yang diberikan pengusaha John Sainsbury kepada Partai Konservatif pada tahun 2022. Pemilu Inggris berikutnya dijadwalkan akan berlangsung pada pertengahan tahun 2029 dan suntikan dana ini diprediksi akan menjadi game changer dalam peta politik Negeri Ratu Elizabeth.










Tinggalkan komentar