Bocah SMP Mendadak Kaya Raya Saat Liburan

Bocah SMP Mendadak Kaya Raya Saat Liburan

haluannews.id – Kisah luar biasa datang dari seorang remaja belia asal Kediri Jawa Timur yang namanya sempat menggemparkan seantero negeri. Seger, seorang siswa SMP berusia 15 tahun, mendadak menemukan timbunan emas senilai miliaran rupiah saat mengisi waktu liburan sekolahnya. Sebuah keberuntungan tak terduga yang mengubah jalan hidupnya, meski tak menjadikannya miliarder instan.

COLLABMEDIANET

Peristiwa mencengangkan ini terjadi pada tahun 1988. Kala itu, Seger tengah menikmati jeda panjang dari bangku sekolah, menanti dimulainya tahun ajaran baru. Namun, di balik kegembiraan liburan, tersimpan kecemasan mendalam. Ia risau tak mampu melunasi tunggakan biaya sekolah yang membuatnya terancam tak bisa melanjutkan pendidikan.

Bocah SMP Mendadak Kaya Raya Saat Liburan
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Demi masa depannya, Seger memutuskan untuk memanfaatkan liburan dengan bekerja keras. Ia berkeliling mencari lahan sawah yang bisa digarap, menjadi buruh tani demi mengumpulkan uang SPP yang sudah menunggak dua bulan. "Saya memburuh karena perlu uang untuk membayar SPP yang sudah menunggak dua bulan. Rapor saya pun ditahan," ungkap Seger, seperti dikutip dari harian Suara Karya pada 2 Desember 1989.

Sejak awal Juni, hari-harinya dihabiskan di bawah sengatan mentari, mencangkul dan mengolah tanah sawah milik orang lain dari pagi hingga senja. Sebuah pekerjaan berat yang ia lakoni tanpa pilihan lain.

Hingga pada tanggal 21 Juni 1989, nasib berpihak padanya. Saat cangkulnya menembus kedalaman sekitar setengah meter di dalam tanah, tiba-tiba terdengar dentingan keras. Bukan suara batu, melainkan bunyi logam yang asing, seolah emas beradu. Rasa penasaran mendorong Seger untuk menggali lebih dalam.

Betapa terkejutnya ia ketika menemukan sebuah lempengan pipih berlapis emas murni, dihiasi dengan permata dan berlian yang berkilauan. Tanpa ragu, ia memanggil dua rekannya dan bersama-sama mereka membawa artefak misterius itu ke kantor polisi setempat.

Penemuan ini sontak menggemparkan masyarakat dan menjadi buah bibir di seluruh penjuru negeri. Media nasional ramai memberitakan kisah Seger, remaja desa yang awalnya berjuang untuk biaya sekolah, kini dikenal luas berkat penemuan warisan berharga itu.

Setelah melalui pemeriksaan oleh pihak berwenang, diketahui bahwa benda yang ditemukan Seger berukuran sekitar 25×35 cm dengan bobot mencapai 1,2 kilogram. Artefak tersebut terukir dari emas murni dan dihiasi dengan 48 butir batu mulia serta berlian. Pada beberapa bagian, terlihat jelas ukiran relief matahari dan figur burung garuda yang megah.

Para pakar sejarah, merujuk pada laporan Kompas tanggal 2 Desember 1989, memperkirakan bahwa benda ini berasal dari era akhir Kerajaan Majapahit. Dugaan tersebut didasarkan pada motif ukiran yang terpahat, yakni simbol matahari yang melambangkan Kerajaan Majapahit, serta burung garuda yang dikenal sebagai wahana Dewa Wisnu dalam mitologi Hindu.

Dari segi material, nilai temuan Seger sungguh fantastis. Emas seberat 1,2 kilogram saja, jika diestimasi dengan harga terkini, setidaknya setara dengan Rp3,1 miliar. Angka ini bisa melonjak drastis jika aspek artistik, arkeologis, dan nilai sejarahnya turut diperhitungkan.

Namun, Seger tak dapat menikmati sepenuhnya nilai dari temuan berharganya itu. Sesuai regulasi, artefak bersejarah tersebut langsung diserahkan kepada negara dan kini menjadi koleksi berharga di Museum Nasional, Jakarta.

Sebagai wujud apresiasi atas kejujuran dan penemuannya, Presiden Soeharto kala itu memberikan santunan sebesar Rp19,4 juta kepada Seger. Tak hanya itu, pemerintah juga menjamin beasiswa pendidikan Seger hingga jenjang universitas.

Meskipun tak menjadi miliarder instan, Seger tidak merasa rugi. Baginya, pengalaman menemukan harta karun saat lib

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar