haluannews.id – PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), salah satu emiten andalan Grup Bakrie, berhasil mencetak performa keuangan yang luar biasa pada semester I tahun 2026. Perusahaan ini sukses meraup laba usaha yang melonjak drastis hingga 283,21 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Related Post
Kinerja cemerlang BNBR terlihat dari laba usaha yang mencapai Rp301,53 miliar pada paruh pertama 2026, naik signifikan dari Rp78,68 miliar di periode yang sama tahun 2025. Tak hanya itu, pendapatan bersih perseroan juga mengalami peningkatan substansial sebesar 45,84 persen, menembus angka Rp2,59 triliun dari sebelumnya Rp1,77 triliun. Lonjakan ini turut didukung oleh pertumbuhan EBITDA yang melesat 230,93 persen, mencapai Rp423,04 miliar dari Rp127,83 miliar.

Direktur Utama dan CEO BNBR, Anindya N. Bakrie, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. "Kami sangat bersyukur perseroan mampu menunjukkan pertumbuhan yang solid di tengah tantangan dan kondisi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian," ujarnya pada Senin (31/8/2026).
Anindya menjelaskan, kenaikan pendapatan bersih sebesar Rp814,69 miliar tersebut merupakan hasil kontribusi positif dari beberapa unit usaha strategis. PT Bakrie Indo Infrastructure (BIIN) Group menjadi salah satu pendorong utama dengan peningkatan pendapatan Rp450,76 miliar atau 256,1 persen. Lonjakan ini terutama disebabkan oleh konsolidasi penuh PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT) yang berlaku di tahun 2026.
Selain itu, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) Group juga menunjukkan performa impresif dengan kenaikan pendapatan Rp232,58 miliar atau 56,2 persen, mencapai Rp646,61 miliar. Peningkatan ini didorong oleh peningkatan penjualan kendaraan listrik (EV) serta kontribusi yang kuat dari PT Bakrie Autoparts (BA) Group.
Tak ketinggalan, PT Bakrie Metal Industries (BMI) Group turut menyumbang kenaikan pendapatan bersih sebesar Rp120,96 miliar atau 10,2 persen, sehingga totalnya mencapai Rp1,3 triliun. Pertumbuhan ini ditopang oleh peningkatan pendapatan BMI Parent sebesar 37,5 persen, PT Bakrie Construction (Bcons) naik 33,6 persen, dan PT Southeast Asia Pipe Industries (SEAPI) yang melonjak 15,1 persen.
Di sisi lain, Wakil Direktur Utama dan Co-CEO BNBR, Ardiansyah Bakrie, menambahkan bahwa perseroan juga baru saja sukses merampungkan aksi korporasi Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue pada akhir Juli 2026. Dari aksi tersebut, BNBR berhasil menghimpun dana segar senilai Rp4,76 triliun, yang akan semakin memperkuat fundamental dan prospek bisnis perusahaan ke depan.










Tinggalkan komentar