haluannews.id – Baritono Prajogo Pangestu, salah satu direktur PT Chandra Asri Pacific Tbk TPIA sekaligus putra konglomerat petrokimia Prajogo Pangestu, baru-baru ini menggelar aksi borong saham jumbo. Pembelian ini menarik perhatian publik, mengingat saham TPIA sempat mengalami tekanan hebat namun kini mulai menunjukkan sinyal kebangkitan.

Related Post
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang diterima haluannews.id, Baritono tercatat telah menambah kepemilikan saham TPIA sebanyak 160.900 lembar. Transaksi ini dilangsungkan pada tanggal 12 Juni 2026. Setiap lembar saham dibeli dengan harga Rp1.860, sehingga total nilai pembelian yang digelontorkan mencapai Rp299.274.000.

Sebelum aksi ini, Baritono memiliki 324.100 unit saham TPIA. Setelah transaksi, portofolio sahamnya melonjak menjadi 485.000 unit. Kendati demikian, persentase hak suaranya di perusahaan tersebut masih berada di angka 0,00%, menunjukkan bahwa pembelian ini belum mengubah struktur pengendalian.
Baritono menegaskan bahwa tujuan utama dari pembelian saham ini adalah murni untuk investasi. Ia juga mengklarifikasi posisinya yang bukan sebagai pemegang saham pengendali utama di emiten yang didirikan oleh ayahnya tersebut.
Langkah Baritono ini terjadi di tengah kondisi pasar yang fluktuatif bagi saham TPIA. Sepanjang tahun ini, saham perusahaan petrokimia itu memang sempat merana, terkoreksi tajam hingga 69,71% secara year-to-date. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, TPIA menunjukkan performa yang impresif. Sahamnya berhasil melonjak 32,09% dalam satu pekan terakhir. Bahkan, pada perdagangan sesi 1 hari ini, TPIA terbang lebih dari 13%, menandakan momentum pemulihan yang kuat.










Tinggalkan komentar