20 Tahun LPS: Selamatkan Triliunan Rupiah Simpanan Rakyat!

20 Tahun LPS: Selamatkan Triliunan Rupiah Simpanan Rakyat!

Haluannews Ekonomi – Dua dekade beroperasi, Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) membuktikan eksistensinya sebagai benteng pertahanan sistem keuangan Indonesia. Selama 20 tahun, LPS tak hanya memastikan keamanan simpanan nasabah, namun juga aktif menangani krisis perbankan yang mengancam stabilitas ekonomi nasional. Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Persiapan PRP dan Hubungan Lembaga LPS, Herman Saheruddin.

COLLABMEDIANET

Herman menjelaskan, LPS telah berhasil menangani kegagalan 142 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan satu Bank Umum, serta membayar klaim simpanan para nasabahnya. Prestasi ini menunjukkan komitmen LPS dalam menjalankan mandatnya sebagai risk minimizer, mencegah meluasnya dampak negatif dari kegagalan bank, bahkan hingga memberikan solusi bagi bank yang mengalami kesulitan likuiditas.

20 Tahun LPS: Selamatkan Triliunan Rupiah Simpanan Rakyat!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Peran LPS sebagai risk minimizer, menurut Herman, telah sejajar dengan lembaga penjamin simpanan terkemuka dunia, seperti di Amerika Serikat, Kanada, dan Korea Selatan. Ke depan, LPS bahkan berencana memperluas cakupan penjaminannya hingga ke polis asuransi jiwa pada tahun 2028. Langkah ini menunjukkan ambisi LPS untuk terus memperkuat fondasi ekonomi Indonesia dan melindungi aset masyarakat.

Keberhasilan LPS dalam menyelamatkan triliunan rupiah simpanan masyarakat selama 20 tahun terakhir menjadi bukti nyata peran vital lembaga ini dalam menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia. Ke depannya, dengan perluasan cakupan penjaminan dan peningkatan kapasitas, LPS siap menghadapi tantangan yang lebih kompleks dalam menjaga kepercayaan publik terhadap sektor perbankan nasional. Wawancara lengkap Herman Saheruddin dapat disaksikan dalam program Power Lunch Haluannews.id (Kamis, 14/08/2025).

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar