Waspada! Bos BCA Ramal Kredit Bank Anjlok!

Waspada! Bos BCA Ramal Kredit Bank Anjlok!

Haluannews Ekonomi – Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), Jahja Setiaatmadja, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap target kredit konsumer di tahun ini. Pelemahan daya beli masyarakat menjadi alasan utama kehati-hatian tersebut. Situasi ini, menurutnya, berbeda dengan masa pandemi 2020-2021 yang diiringi bantuan sosial dan promo e-commerce.

COLLABMEDIANET

Jahja menjelaskan, kenaikan harga barang dan jasa saat ini cukup signifikan. Ia mencontohkan, biaya layanan antar di e-commerce yang semakin mahal pasca periode "bakar duit". "Buying power melemah, terlihat dari penjualan produsen dan UMKM yang cenderung stagnan," ujarnya dalam konferensi pers virtual Paparan Kinerja Tahun 2024 BCA, Jumat (24/1).

Waspada! Bos BCA Ramal Kredit Bank Anjlok!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Kondisi ini memaksa BCA untuk lebih selektif dalam menentukan harga kredit konsumer, termasuk KPR, meski BCA menawarkan paket KPR yang relatif murah. Prioritas utama adalah memastikan kemampuan debitur melunasi cicilan, mengingat jangka waktu KPR yang panjang, bahkan hingga 15 tahun. "Jangan sampai konsumen hanya tergiur bunga murah, padahal kemampuan bayar jangka panjangnya diragukan," tegas Jahja.

Ia menambahkan, dari 23.000 unit KPR yang disediakan BCA, hanya 6.000 yang digunakan untuk kebutuhan rumah. Sisanya, 16.000 unit, digunakan untuk refinancing atau modal kerja. "Ini menunjukkan adanya potensi pergeseran kebutuhan, yang perlu kami amati. Jika bisnis melambat, permintaan kredit pun akan berkurang," jelasnya.

BCA tetap optimistis kredit konsumer dapat meningkat seiring pemulihan daya beli. Namun, perusahaan juga telah menyiapkan strategi antisipasi jika kondisi terburuk terjadi.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar