UNVR Unjuk Gigi! Strategi Jitu Dongkrak Kinerja di Semester I-2025

UNVR Unjuk Gigi! Strategi Jitu Dongkrak Kinerja di Semester I-2025

Haluannews Ekonomi – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menunjukkan sinyal pemulihan yang menjanjikan di semester I-2025. Penjualan bersih tercatat sebesar Rp18,2 triliun, dengan laba bersih mencapai Rp2,2 triliun. Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap, menyatakan bahwa perbaikan bertahap ini menjadi indikasi positif bagi kinerja perusahaan.

COLLABMEDIANET

Yap mengungkapkan bahwa merek-merek utama Unilever, yang mewakili 55% dari portofolio, mencatatkan pertumbuhan yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa strategi perusahaan dalam memperkuat fundamental bisnis mulai membuahkan hasil. Inisiatif terarah dan langkah tegas yang diambil untuk mengatasi tantangan operasional menjadi kunci utama.

UNVR Unjuk Gigi! Strategi Jitu Dongkrak Kinerja di Semester I-2025
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Meskipun penjualan bersih UNVR mengalami koreksi sebesar 4,4% secara year on year (YoY), namun terjadi pertumbuhan sebesar 13,1% dibandingkan Semester II-2024. Laba bersih juga mengalami koreksi 12,6% YoY, tetapi melesat 139,0% dibandingkan Semester II-2024. Margin Kotor meningkat 305 basis poin dibandingkan Semester II-2024, sementara Margin Laba Sebelum Pajak terkoreksi 111 basis poin YoY, namun meningkat 819 basis poin dibandingkan Semester II 2024 menjadi 15,5%.

Perseroan juga meningkatkan belanja iklan dan promosi menjadi 8,9% dari total penjualan bersih. Langkah ini menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam memperkuat ekuitas merek dan meningkatkan keterlibatan konsumen. Prioritas perseroan ditopang oleh tiga pilar utama: memaksimalkan potensi merek inti, menciptakan pasar, dan meningkatkan dampak bisnis di seluruh titik kontak dengan konsumen maupun pelanggan.

Unilever terus berupaya memperkuat identitas dan proposisi nilai dari merek-merek inti melalui perbaikan 6P (Product, Price, Place, Promotion, Prepositions, and Pack). Merek-merek seperti Pepsodent, Bango, Royco, Sunlight, Axe, dan Clear mencatatkan pertumbuhan di Semester I-2025.

Untuk menjangkau segmen atas, Unilever menggarap segmen yang berkembang pesat seperti Beauty & Wellbeing yang membukukan pertumbuhan sebesar +36%. Sementara itu, untuk menjangkau segmen bawah, UNVR memperluas aksesibilitas dengan meluncurkan produk-produk dengan harga terjangkau seperti Sabun Batang Lifebuoy, Bango magic dengan harga Rp 1000, dan Rinso dengan kemasan baru di harga Rp 500.

Ke depan, Unilever berharap dapat meningkatkan dampak bisnis melalui transformasi Go-to-Market. Perseroan juga berencana untuk membeli kembali saham dengan nilai maksimum Rp2 triliun untuk meningkatkan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.

Yap optimis bahwa dengan upaya-upaya yang telah dilakukan, Unilever akan kembali tumbuh mulai Kuartal III-2025.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar