Haluannews Ekonomi – Presiden Amerika Serikat terpilih, Donald Trump, sukses membuat gempar dunia kripto dengan meluncurkan koin meme bernama $Trump. Kejutannya? Kapitalisasi pasar koin ini melesat hingga hampir US$5,5 miliar (Rp 89,97 triliun) hanya dalam beberapa jam setelah peluncuran, menurut data CoinMarketCap.com. Peluncuran dramatis ini terjadi menjelang pelantikan Trump sebagai Presiden AS ke-47 pada Senin, 20 Januari 2025.

Related Post
Proyek ambisius ini dijalankan oleh CIC Digital LLC, afiliasi Trump Organization yang sebelumnya dikenal dengan produk-produk bermerek Trump. Koin meme, seperti $Trump, memang dikenal karena sifatnya yang sangat fluktuatif dan seringkali digunakan untuk menunggangi tren viral di internet. Meskipun demikian, nilai fantastis yang diraih $Trump dalam waktu singkat tak pelak menjadi sorotan.

Pengumuman peluncuran koin ini disampaikan Trump sendiri melalui Truth Social, platform media sosial miliknya. "Meme Trump RESMI BARU saya telah hadir! Saatnya merayakan semua yang kita perjuangkan: KEMENANGAN!" tulisnya. Sebanyak 200 juta token telah beredar, dengan rencana untuk merilis 800 juta token lagi dalam tiga tahun mendatang. Situs resmi koin tersebut menyebut $Trump sebagai perayaan kepemimpinan yang gigih.
Namun, situs tersebut juga menyertakan disclaimer penting: $Trump bukanlah instrumen investasi, bukan sekuritas, dan tidak terkait dengan kampanye politik, jabatan politik, atau lembaga pemerintah mana pun. Pernyataan ini muncul di tengah kritik yang menyebut Trump memanfaatkan posisi presidensialnya untuk keuntungan pribadi.
"Trump yang memiliki 80% token dan meluncurkannya beberapa jam sebelum pelantikan adalah langkah predator yang berisiko menyakiti banyak orang," ungkap Nick Tomaino, seorang kapitalis ventura di bidang kripto, melalui media sosial. Kekhawatiran akan manipulasi pasar dan potensi kerugian besar bagi investor kecil pun mengemuka.
Di sisi lain, investor kripto berharap pemerintahan Trump akan memberikan angin segar bagi industri ini. Sebab, selama pemerintahan Presiden Joe Biden, pengawasan terhadap perusahaan kripto diperketat karena kekhawatiran penipuan dan pencucian uang. Ironisnya, Trump yang sebelumnya skeptis terhadap kripto, pernah menyatakan bahwa Amerika akan menjadi "ibu kota kripto dunia" jika kembali ke Washington. Kedua putranya, Erik dan Donald Jr., juga telah meluncurkan proyek kripto mereka sendiri tahun lalu. Akankah janji Trump ini terwujud? Kita tunggu saja.




Tinggalkan komentar