Haluannews Ekonomi – Di tengah ketidakpastian geopolitik global yang memanas, khususnya gejolak di Timur Tengah, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) justru menunjukkan optimisme membara terhadap prospek bisnis minyak dan gas (migas). Optimisme ini disampaikan langsung oleh Direktur Keuangan RATU, Adrain Hartadi, dalam sebuah dialog eksklusif dengan Haluannews.id pada Rabu (22/04/2026).

Related Post
Hartadi memaparkan, perseroan telah menetapkan target ambisius untuk tahun 2026. Strategi utama adalah menjaga stabilitas produksi melalui optimalisasi sumur-sumur eksisting yang dimiliki. Selain itu, untuk mendorong pertumbuhan kapasitas produksi, RATU berencana mengakuisisi satu aset baru di wilayah Madura, sebuah langkah strategis untuk memperluas jejak operasionalnya di sektor hulu migas nasional.

Untuk mendukung agenda ekspansi dan operasional tersebut, RATU telah menyiapkan strategi pembiayaan yang solid. Perseroan akan menerbitkan Obligasi I dan Sukuk Wakalah I tahun 2026 dengan total nilai mencapai Rp 800 miliar. Mayoritas dana, yakni Rp 500 miliar, akan dialokasikan secara spesifik untuk membiayai kegiatan produksi di Blok Jabung. Sementara itu, sisa dana akan digunakan untuk refinancing pinjaman bank dalam mata uang Dolar AS, sebuah langkah proaktif untuk mengelola risiko nilai tukar dan struktur permodalan yang lebih efisien.
Hartadi lebih lanjut menjelaskan bahwa strategi menjaga kinerja perusahaan berpusat pada dua pilar utama. Pertama, ekspansi berkelanjutan di blok-blok eksisting yang sudah dikelola, bertujuan untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan revenue perusahaan. Kedua, akuisisi lapangan migas berskala kecil yang dinilai memiliki potensi strategis, guna memperkuat portofolio aset dan mendongkrak kinerja finansial secara keseluruhan di tengah persaingan ketat emiten migas.
Berbagai strategi komprehensif ini dibahas tuntas oleh Adrain Hartadi dalam sesi dialog ‘Squawk Box’ Haluannews.id bersama Andi Shalini, memberikan gambaran jelas mengenai peta jalan RATU dalam menghadapi dinamika pasar migas global yang penuh tantangan.
Editor: Rohman




Tinggalkan komentar