Terbongkar! Strategi PT Timah Bikin RI Jadi Raja Timah Dunia!

Terbongkar! Strategi PT Timah Bikin RI Jadi Raja Timah Dunia!

Haluannews Ekonomi – PT Timah Tbk (TINS) tengah mematangkan langkah strategis untuk mendongkrak industri timah nasional ke level global. Ambisi ini diwujudkan melalui akselerasi program hilirisasi dan, yang terbaru, penyerahan pengelolaan enam fasilitas smelter dari pemerintah. Langkah monumental ini diproyeksikan akan melambungkan kapasitas produksi logam timah perusahaan hingga menembus angka 100.000 ton per tahun, menandai era baru bagi komoditas strategis Indonesia.

COLLABMEDIANET

Direktur Produksi & Komersial PT Timah, Ilhamsyah Mahendra, dalam dialog eksklusif dengan Haluannews.id pada Rabu (25/02/2026), menegaskan komitmen perusahaan untuk tidak hanya mengekspor bahan mentah. "Kami terus mendorong pengembangan industri timah RI melalui hilirisasi smelter timah guna meningkatkan daya saing dan nilai tambah timah Indonesia," ujar Ilhamsyah.

Terbongkar! Strategi PT Timah Bikin RI Jadi Raja Timah Dunia!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Melalui anak usahanya, TINS aktif menggarap diversifikasi produk olahan timah. Dari sekadar logam timah atau ingot, kini fokus beralih pada pengembangan produk bernilai tambah lebih tinggi seperti tin solder dan tin chemical. Inisiatif ini krusial untuk mengoptimalkan potensi sumber daya timah di Tanah Air dan menggeser paradigma dari eksportir bahan mentah menjadi produsen produk jadi.

Namun, perjalanan hilirisasi timah di Indonesia masih dihadapkan pada tantangan signifikan. Rendahnya penyerapan di pasar domestik menjadi ganjalan utama, menyebabkan industri timah nasional masih sangat bergantung pada pasar ekspor, dengan sekitar 70% produknya diserap oleh kawasan Asia Pasifik. Ini menunjukkan urgensi untuk memperkuat ekosistem industri hilir di dalam negeri agar dapat menciptakan permintaan yang lebih stabil dan berkelanjutan.

Kabar baiknya, TINS kini tengah merampungkan proses mekanisme pengalihan hak pengelolaan enam smelter yang sebelumnya disita oleh pemerintah. Smelter-smelter ini, yang disebut-sebut merupakan bagian dari inisiatif penataan tata kelola pertambangan, akan menjadi amunisi baru bagi PT Timah. "Jika proses pengalihan ini tuntas dan smelter-smelter tersebut sudah beroperasi, kapasitas produksi logam timah atau ingot TINS dipastikan akan melonjak signifikan, melampaui 100.000 ton per tahun," jelas Ilhamsyah. Peningkatan kapasitas ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan domestik tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di pasar timah global.

Dengan strategi hilirisasi yang agresif dan dukungan infrastruktur smelter yang diperluas, PT Timah berambisi tidak hanya meningkatkan profitabilitas perusahaan, tetapi juga menempatkan Indonesia sebagai pemain kunci dalam rantai pasok timah global. Ini adalah langkah konkret menuju kemandirian industri dan peningkatan nilai ekonomi bagi negara, sekaligus membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah penghasil timah.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar