Haluannews Ekonomi – Kabar mengejutkan datang dari dunia perbankan digital Indonesia. Superbank, bank digital milik Grup Emtek yang baru beroperasi enam bulan, diisukan akan segera melakukan penawaran umum perdana saham (IPO). Rumor ini berhembus kencang setelah Superbank berhasil menarik 2 juta nasabah dalam waktu kurang dari setahun.

Related Post
Presiden Direktur Superbank, Tigor M. Siahaan, saat dikonfirmasi oleh Haluannews.id, Jumat (24/1/2025), memilih untuk tidak membantah maupun membenarkan kabar tersebut. Ia lebih memilih fokus pada pengembangan produk dan perluasan integrasi dengan ekosistem lain. "Kita baru meluncurkan Superbank tahun lalu. Kita baru saja mengumumkan kolaborasi dengan Grab dan OVO, dan integrasi ke ekosistem lainnya akan segera menyusul," jelas Tigor.

Tigor menambahkan, saat ini prioritas utama Superbank adalah memperdalam hubungan dengan nasabah dan mengembangkan produk-produk unggulan. "Tahun 2025 ini fokus kita adalah pendalaman nasabah, pendalaman produk, dan pendalaman integrasi," tegasnya.
Meskipun demikian, kabar rencana IPO Superbank di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun ini memang sudah beredar. Beberapa sumber menyebutkan Superbank mengincar valuasi antara US$200 juta hingga US$300 juta (sekitar Rp 3,23 triliun hingga Rp 4,85 triliun) dalam rencana IPO tersebut. Apakah kabar ini akan menjadi kenyataan? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.




Tinggalkan komentar