Haluannews Ekonomi – Jakarta – CEO Star Asset Management, Hanif Mantiq, melihat penurunan suku bunga sebagai angin segar bagi sektor perbankan. Menurutnya, penurunan ini berpotensi mendongkrak pertumbuhan kredit, meskipun isu kredit bermasalah (NPL) tetap menjadi perhatian utama.

Related Post
Lebih lanjut, Hanif menyoroti sektor energi terbarukan dan pusat data (data center) sebagai pilihan investasi yang menjanjikan di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini. Kedua sektor ini dinilai memiliki karakteristik defensif yang kuat.

Selain itu, Hanif juga meyakini bahwa peningkatan belanja pemerintah akan memberikan dorongan positif bagi sektor konsumer. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menggerakkan roda perekonomian.
Dalam dialog bersama Haluannews.id, Hanif memaparkan strategi investasi Star Asset Management dalam menghadapi gejolak pasar. Ia menekankan pentingnya diversifikasi portofolio dan pemilihan aset yang tepat untuk memaksimalkan potensi keuntungan dan meminimalkan risiko.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar