Starbucks Larang Nongkrong Gratis Mulai 2025!

Starbucks Larang Nongkrong Gratis Mulai 2025!

Haluannews Ekonomi – Mulai 2025, pelanggan Starbucks tak bisa lagi sekadar nongkrong tanpa membeli produk. Kebijakan baru yang diterapkan raksasa kopi ini mewajibkan pengunjung untuk melakukan transaksi jika ingin menggunakan fasilitas gerai, termasuk toilet. Hal ini diumumkan pada Senin (13/1) lalu oleh juru bicara Starbucks, Jaci Anderson.

COLLABMEDIANET

Anderson menjelaskan bahwa aturan ini bertujuan untuk memprioritaskan pelanggan yang berbelanja. Ia menambahkan bahwa kebijakan serupa telah diterapkan di banyak ritel lainnya. "Kami ingin semua merasa nyaman dan diterima di gerai kami. Dengan menetapkan ekspektasi yang jelas, kami dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi semua pihak," ujar Anderson, seperti dikutip Haluannews.id dari AP News, Minggu (19/1/2025).

Starbucks Larang Nongkrong Gratis Mulai 2025!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Pelanggaran aturan ini akan berakibat pada permintaan untuk meninggalkan gerai, bahkan pihak gerai berhak memanggil aparat keamanan jika diperlukan. Starbucks juga memastikan karyawan akan mendapat pelatihan khusus untuk menerapkan kebijakan baru ini.

Kebijakan ini mencabut aturan lama yang berlaku sejak 2018, pasca insiden penangkapan dua pria kulit hitam di Philadelphia yang memicu kontroversi. Saat itu, keduanya hanya menggunakan fasilitas gerai tanpa membeli, sesuai kebijakan yang berlaku. Namun, CEO Starbucks saat itu, Howard Schultz, menyatakan keinginannya agar tak ada yang merasa direndahkan karena ditolak akses.

Sayangnya, sejak aturan tersebut diberlakukan, banyak laporan mengenai perilaku tidak tertib bahkan membahayakan di gerai Starbucks bermunculan. Pada 2022, Starbucks terpaksa menutup 16 gerai di AS karena masalah keamanan seperti penyalahgunaan narkoba dan gangguan lainnya yang membahayakan staf. Kebijakan baru ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman.

Langkah ini juga merupakan bagian dari strategi CEO baru Starbucks, Brian Niccol, untuk meningkatkan penjualan dan mengembalikan suasana ramah dan nyaman khas kedai kopi komunitas yang selama ini menjadi ciri khas Starbucks.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar