Skandal Pajak Rp2 T Toba Pulp Buka Suara

Skandal Pajak Rp2 T Toba Pulp Buka Suara

haluannews.id – PT Toba Pulp Lestari Tbk TPL akhirnya angkat bicara menanggapi kabar yang menyebut perseroan terindikasi terlibat dalam pusaran kasus korupsi transfer pricing di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan dengan nilai fantastis mencapai Rp2 triliun. Tudingan ini sempat menghebohkan publik dan menjadi sorotan berbagai media massa.

COLLABMEDIANET

Melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia BEI Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan TPL Anwar Lawden menjelaskan bahwa pihaknya mengetahui isu ini dari pemberitaan media. Saat ini manajemen TPL tengah melakukan penelaahan mendalam serta verifikasi atas semua informasi yang beredar. Perseroan berjanji akan segera memberikan pembaruan informasi kepada BEI dan masyarakat luas begitu data yang relevan material dan terverifikasi telah tersedia.

Skandal Pajak Rp2 T Toba Pulp Buka Suara
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Terkait potensi dampak terhadap kewajiban perpajakan TPL menegaskan selalu patuh pada regulasi yang berlaku dan terus memantau perkembangan kasus ini. Manajemen juga menyatakan belum mengidentifikasi adanya konsekuensi material tambahan yang dapat mengganggu kelangsungan usaha secara khusus akibat pemberitaan tersebut. Oleh karena itu keterbukaan informasi tersendiri sesuai Peraturan Bursa No I-E dinilai belum diperlukan.

Mengenai dugaan keterlibatan pihak internal manajemen TPL belum menerima keterangan resmi yang dapat mengonfirmasi apakah ada direksi komisaris karyawan atau pihak terkait lainnya yang tersangkut dalam perkara hukum ini. Perseroan menyatakan menghargai jalannya proses penegakan hukum yang dijalankan oleh Kejaksaan Agung RI dan akan mengambil langkah-langkah yang sesuai dengan perkembangan kasus tersebut.

Perihal status hukum perkara TPL mengaku hingga surat klarifikasi ini diterbitkan belum mendapatkan informasi resmi mengenai nomor perkara maupun pengadilan yang menangani kasus dimaksud jika memang telah masuk ke ranah pengadilan.

Perseroan menegaskan dedikasinya pada ketaatan hukum dan prinsip transparansi publik. TPL juga menyatakan belum ada fakta material lain yang wajib diungkapkan kepada masyarakat terkait isu yang sedang bergulir ini.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar