Haluannews Ekonomi – PT Sarinah, pusat perbelanjaan milik BUMN, berambisi besar. Tak hanya berjaya di dalam negeri, Sarinah mengincar pasar internasional dan menargetkan pendapatan fantastis hingga Rp 941 miliar di tahun 2025. Strategi ekspansi ini diungkap langsung oleh Direktur Utama Sarinah, Fetty Kwartati.

Related Post
Kerja sama strategis dengan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), bagian dari kerajaan bisnis Aguan, menjadi langkah awal. Sarinah akan membuka gerai di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 paling lambat kuartal II-2025. Langkah ini sekaligus menjadi batu loncatan menuju pasar global.

Fetty mengungkapkan rencana ekspansi ke Amsterdam dan Australia. Pemilihan kedua negara ini didasarkan pada jumlah besar diaspora Indonesia yang berpotensi menjadi pasar utama. "Kami sudah ada di Australia, di Perth, di dalam airport. Nanti juga akan masuk ke negara-negara lain. Ini masih dalam persiapan untuk di Amsterdam," jelas Fetty di Jakarta, Selasa (24/12).
Tak hanya itu, Sarinah juga akan membuka gerai di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta dan Stasiun Kereta Cepat Whoosh Halim pada kuartal II-2025. Kesempatan emas juga datang dari banyaknya tawaran kerja sama dari pusat perbelanjaan lain. Salah satunya adalah peluang untuk mengisi area UMKM di Jakarta Premium Outlet, Alam Sutera. "Sarinah akan membuat Sarinah Outlet di sana," tambah Fetty.
Ambisi Sarinah untuk mencapai pendapatan Rp 941 miliar di tahun 2025 menunjukkan optimisme perusahaan dalam menghadapi persaingan bisnis ritel yang semakin ketat. Ekspansi agresif baik di dalam maupun luar negeri menjadi kunci keberhasilan rencana tersebut.




Tinggalkan komentar