Haluannews Ekonomi – Wall Street mengawali perdagangan Selasa (7/1/2025) dengan kinerja impresif. Indeks-indeks utama kompak menghijau, menandai penguatan tiga hari berturut-turut. S&P 500 memimpin dengan kenaikan 0,4%, diikuti Dow Jones Industrial Average yang naik 185 poin (0,4%), dan Nasdaq Composite yang menguat 0,3%.

Related Post
Pendorong utama reli ini adalah saham Nvidia yang melesat 1,5%. Hal ini dipicu oleh peluncuran chip baru untuk PC desktop dan laptop berbasis arsitektur Blackwell. Namun, di sisi lain, saham Tesla justru melemah 1% di pasar pra-pembukaan. Penurunan ini menyusul Bank of America yang menurunkan peringkat saham Tesla, mengingat valuasi yang tinggi dan risiko strategi perusahaan.

Laporan Washington Post mengenai rencana tarif Presiden terpilih Donald Trump yang lebih sempit dari perkiraan sebelumnya, juga turut mempengaruhi sentimen pasar. Meskipun Trump kemudian membantah laporan tersebut melalui Truth Social, dampaknya tetap terasa.
Cameron Dawson, kepala investasi di NewEdge Wealth, mengingatkan investor untuk tetap waspada terhadap potensi volatilitas pasar. Dalam acara "Closing Bell" Haluannews.id, Senin (6/1/2025), ia memprediksi tahun 2025 akan diwarnai pergerakan harga yang fluktuatif, mengingat valuasi awal tahun, posisi pasar saat ini, dan ekspektasi pasar secara umum. Ia menambahkan, "Itulah skenario dasar kami, bahwa kita memasuki tahun 2025 dengan standar yang lebih tinggi, sehingga memicu pergerakan harga yang tidak menentu."




Tinggalkan komentar