Haluannews Ekonomi – Kisah inspiratif seorang miliarder Amerika Serikat (AS) tengah menjadi perbincangan. David Steward, pengusaha dengan kekayaan US$11,4 miliar atau sekitar Rp 184,98 triliun (kurs saat berita ditulis), mengaku kesuksesannya terinspirasi dari kisah Nabi Nuh. Pria yang membangun kerajaan bisnis teknologi informasi (IT) ini mempelajari kisah Nabi Nuh dan mengambil hikmahnya sebagai prinsip hidup.

Related Post
Steward, terutama terinspirasi dari kegigihan Nabi Nuh dalam membangun bahtera di tengah cemoohan masyarakat. Ia melihat kesamaan antara dirinya dan Nabi Nuh; dirinya juga kerap dicemooh karena ambisinya yang besar, sama seperti Nabi Nuh yang dianggap gila saat membangun bahtera di daratan. "Saat kamu punya ambisi besar, orang cenderung akan meledek kamu," ujar Steward kepada Forbes pada 2004, mengungkapkan pengalamannya menghadapi cibiran.

Perjuangan Steward tak mudah. Sejak kecil, ia menghadapi diskriminasi dan ejekan karena latar belakangnya yang miskin dan berkulit hitam. Namun, ia tak menyerah. Pada 1990, Steward mendirikan World Wide Technology (WWT), perusahaan penyedia layanan teknologi komputer di Missouri, AS. Saat itu, layanan teknologi komputer masih tergolong baru, sehingga usahanya menuai banyak keraguan.
Namun, kegigihannya membuahkan hasil. WWT berkembang pesat dan menjadi salah satu perusahaan swasta terbesar di AS. Pada 2022, Forbes mencatat WWT sebagai perusahaan swasta terbesar ke-27 di AS dan perusahaan terbesar milik orang kulit hitam, dengan pendapatan mencapai US$17 miliar atau sekitar Rp 274 triliun. Kisah sukses Steward menjadi bukti nyata bahwa kegigihan dan keyakinan, terinspirasi dari kisah-kisah inspiratif, dapat membawa perubahan hidup yang luar biasa.




Tinggalkan komentar