Haluannews Ekonomi – Wu Zetian, satu-satunya perempuan kaisar dalam sejarah Tiongkok, dinobatkan sebagai wanita terkaya sepanjang masa. Kekayaannya, menurut laporan South China Morning Post (SCMP) tahun 2022, mencapai lebih dari US$16 triliun atau sekitar Rp268,72 triliun (kurs Rp16.795/US$), jauh melampaui kekayaan Elon Musk, Jeff Bezos, dan para miliarder dunia lainnya. Bayangkan, kekayaan Musk yang saat ini disebut sebagai orang terkaya dunia pun masih kalah jauh!

Related Post
Perbandingan kekayaan lintas era memang sulit, namun mengingat kekuatan ekonomi Tiongkok kala itu, SCMP menyimpulkan bahwa Permaisuri Wu adalah wanita terkaya yang pernah hidup. Bagaimana ia bisa mengumpulkan kekayaan selangit tersebut?

Perjalanan karier politik Wu Zetian dimulai sejak usia 14 tahun sebagai selir Kaisar Taizong. Setelah kematian sang kaisar, ia kembali ke istana dan menjadi selir putra Taizong, Kaisar Gaozong. Dengan kecerdasan dan ambisinya, ia berhasil menggeser Permaisuri Wang dan menjadi permaisuri resmi pada 655 M. Saat Gaozong sakit, Wu mengambil alih pemerintahan dan menjadi penguasa de facto Dinasti Tang. Sejarawan Dinasti Song, Sima Guang, menggambarkan dominasinya dengan kalimat: "Kenaikan atau penurunan jabatan, hidup atau mati, ditentukan oleh kata-katanya."
Sumber kekayaan Wu Zetian berasal dari kontrol penuh atas sumber daya kekaisaran dan kebijakan perpajakan yang tinggi. Di bawah kepemimpinannya, wilayah Tiongkok meluas hingga Asia Tengah, memperkuat perdagangan sutra dan teh, serta membuka rute dagang baru ke Timur Tengah dan Eropa. Ekspansi ini menghasilkan kemakmuran besar bagi kekaisaran.
Meskipun perjalanan hidupnya penuh kontroversi dan intrik, Wu Zetian tetap menjadi ikon sejarah Tiongkok: seorang perempuan yang tak hanya berkuasa, tetapi juga luar biasa kaya. Kisahnya menjadi bukti nyata bagaimana politik dan ekonomi dapat berpadu menghasilkan kekayaan yang tak terbayangkan.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar