Rahasia Kekayaan Bhutan: Negara Kecil, Cadangan Bitcoin Raksasa!

Rahasia Kekayaan Bhutan: Negara Kecil, Cadangan Bitcoin Raksasa!

Haluannews Ekonomi – Bhutan, negara kecil di Himalaya, mengejutkan dunia dengan menjadi pemegang cadangan Bitcoin terbesar ketiga dunia. Haluannews.id melaporkan, negara ini menguasai lebih dari 13.000 Bitcoin, bernilai sekitar US$ 1,3 miliar atau setara Rp 21,3 triliun (kurs Rp 16.400). Jumlah ini fantastis, mencapai 40% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Bhutan.

COLLABMEDIANET

Berbeda dengan negara lain yang membeli Bitcoin di pasar, Bhutan justru menambang sendiri aset kripto tersebut sejak akhir 2020. Seluruh operasi penambangan dikelola oleh Druk Holding & Investments (DHI), perusahaan milik negara. Uniknya, penambangan dilakukan dengan memanfaatkan energi air sepenuhnya, menjadikan strategi ini sebagai salah satu yang paling ramah lingkungan di dunia.

Rahasia Kekayaan Bhutan: Negara Kecil, Cadangan Bitcoin Raksasa!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Awalnya, penambangan dilakukan dengan peralatan lokal di dekat Dochula Pass. Kini, terdapat enam pusat penambangan yang didukung pemerintah, meningkat dari empat pusat pada tahun 2022. Hasil tambang Bitcoin digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan negara, termasuk pembayaran gaji pegawai negeri. Pada 2023, Bhutan bahkan menjual Bitcoin senilai US$ 100 juta untuk menaikkan gaji sektor publik, langkah yang dinilai efektif menjaga stabilitas fiskal dan mencegah migrasi tenaga kerja.

Lebih jauh lagi, penambangan Bitcoin menjadi solusi cerdas bagi kelebihan produksi listrik dari pembangkit tenaga air. Listrik berlebih yang semula diekspor, kini dialihkan untuk penambangan, menjadikan kegiatan ini sebagai penyangga energi sekaligus sumber pendapatan negara. Pemerintah Bhutan sendiri mempromosikan strategi ini sebagai "green crypto", menekankan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan upaya untuk mengimbangi emisi karbon dari penambangan kripto berbasis batu bara di negara lain.

Ke depan, Bhutan berencana meningkatkan kapasitas tenaga airnya secara signifikan, dari 3,5 gigawatt menjadi 15 hingga 33 gigawatt dalam satu dekade mendatang. Peningkatan ini akan mendukung perluasan pusat penambangan dan memperkuat posisi Bhutan di ekonomi digital global. Proyek ambisius lainnya adalah pembangunan "Gelephu Mindfulness City", sebuah kota kripto yang mengintegrasikan Bitcoin ke dalam berbagai layanan, termasuk real estat, perjalanan, perbankan, dan pemerintahan. Bhutan juga akan meluncurkan mata uang digital berbasis emas dan bank digital dengan sistem full-reserve untuk mendukung ekosistem ini.

Dengan strategi inovatif yang berkelanjutan dan berteknologi tinggi, Bhutan berhasil menarik perhatian dunia dan berpotensi menjadi pemimpin inovasi blockchain di Asia Selatan.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar