Haluannews Ekonomi – Pengusaha sukses Tahir kembali masuk daftar orang terkaya Indonesia versi Forbes 2024. Kekayaannya yang mencapai US$ 5,3 miliar atau setara Rp 85 triliun menempatkannya di posisi ke-8. Jumlah fantastis ini jauh melampaui kekayaan mertuanya, Mochtar Riady, yang berada di peringkat ke-25 dengan kekayaan US$ 2,25 miliar atau Rp 36 triliun. Namun, tahukah Anda rahasia di balik kesuksesan Tahir yang luar biasa ini? Ternyata, sebuah omelan dari mertuanya puluhan tahun lalu menjadi titik balik hidupnya.

Related Post
Kisah ini bermula sekitar tahun 1975, ketika Tahir, seorang importir, menikahi Rosy Riady, putri Mochtar Riady, pemilik Bank Central Asia (BCA). Meskipun menikah dengan keluarga konglomerat, Tahir menolak anggapan bahwa kesuksesannya berkat bantuan finansial dari mertuanya. Dalam buku "Living Sacrifice" (2015), Tahir menegaskan tak pernah menerima dana dari Mochtar Riady untuk modal bisnisnya. Bahkan, ia menyatakan bahwa mertuanya mendorongnya untuk berjuang sendiri.

Namun, sebuah kejadian mengubah segalanya. Saat membuka showroom furnitur, Tahir memasang logo perusahaan Riady untuk memanfaatkan nama besar keluarga tersebut. Langkah ini justru berbuah teguran keras dari keluarga Riady. Mereka keberatan dengan penggunaan logo tersebut dan meminta Tahir untuk segera mencabutnya.
"Omelan" tersebut, yang bagi Tahir terasa seperti "petir di siang bolong," menjadi titik balik yang mengubah hidupnya. Rasa malu dan hina yang dialaminya mendorongnya untuk bekerja lebih keras dan membuktikan kemampuannya sendiri. Ia menyadari pentingnya kerja keras dan kemandirian dalam membangun bisnis.
Meskipun mengakui pernah meminjam uang dari mertuanya sebagai upaya terakhir, Tahir berhasil membangun kerajaan bisnis Mayapada Group yang bergerak di sektor perbankan, properti, dan kesehatan. Kini, hasil kerja kerasnya membawanya ke puncak kesuksesan, jauh melampaui kekayaan mertuanya. Kisah Tahir menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan keuletan dapat mengantarkan seseorang pada kesuksesan gemilang, bahkan dari sebuah pengalaman yang awalnya terasa pahit.




Tinggalkan komentar