Rahasia Bos Bursa dan Erick Thohir!

Rahasia Bos Bursa dan Erick Thohir!

Haluannews Ekonomi – Bursa Efek Indonesia (BEI) dikabarkan akan segera bertemu dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membahas rencana penawaran umum perdana saham (IPO) sejumlah perusahaan pelat merah. Informasi ini terungkap dari pernyataan Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Senin (13/1/2025). Nyoman menyatakan bahwa komunikasi intensif tengah dilakukan untuk membahas rencana IPO tersebut. BEI optimistis proses IPO BUMN akan berjalan lebih lancar berkat terbentuknya pemerintahan baru.

COLLABMEDIANET

"Kami sedang berkomunikasi secepatnya," ujar Nyoman singkat.

Rahasia Bos Bursa dan Erick Thohir!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Lebih lanjut, BEI siap memberikan pendampingan penuh kepada BUMN yang akan melakukan IPO, membantu proses pendaftaran hingga menjadi perusahaan terbuka. Namun, Nyoman masih enggan membeberkan detail waktu pertemuan dan identitas perusahaan BUMN yang akan melakukan IPO.

Sebelumnya, sinyal kuat mengenai rencana IPO BUMN ini telah disampaikan oleh Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, atau yang akrab disapa Tiko. Dalam keterangannya di Depok, Jumat (27/12/2024), Tiko mengindikasikan bahwa calon emiten berasal dari holding group BUMN tambang MIND ID.

"Sementara ini belum ada ya, belum ada yang kita lihat, jangka pendek. Tapi jangka menengah menurut kami yang paling bagus untuk IPO itu di grup MIND ID," ungkap Tiko.

Tiko membuka peluang baik MIND ID maupun anak usahanya, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), untuk melakukan IPO. "Bisa di holdingnya, bisa di Inalumnya. Bisa dua-duanya, jadi kita kaji," tambahnya. Namun, detail lebih lanjut masih dirahasiakan. Pertemuan antara BEI dan Kementerian BUMN ini jelas menjadi sorotan, mengingat potensi besar yang dibawa oleh IPO BUMN bagi pasar modal Indonesia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar