haluannews.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan langkah strategis dengan mengalirkan tambahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) senilai sekitar Rp70 triliun kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Keputusan ini bertujuan memperkuat likuiditas dan mendukung kinerja perbankan pelat merah di tengah dinamika ekonomi.

Related Post
Purbaya menjelaskan bahwa penempatan dana segar ini akan dilakukan secara bertahap. Sebanyak Rp40 triliun telah disalurkan pada hari ini, sementara sisa Rp30 triliun dijadwalkan akan menyusul pada pekan depan. "Skema pembagiannya akan serupa dengan penempatan dana sebelumnya," ujar Purbaya saat memberikan keterangan di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Secara spesifik, Bank Tabungan Negara (BTN) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) akan menerima alokasi masing-masing Rp10 triliun. Sementara itu, tiga bank besar lainnya, yakni Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Rakyat Indonesia (BRI), akan berbagi sisa Rp50 triliun secara proporsional. Ini memastikan dukungan finansial yang merata bagi seluruh anggota Himbara.
Lebih lanjut, Purbaya juga memastikan komitmen pemerintah untuk menempatkan dana SAL dalam jangka waktu yang lebih panjang. Dari total Rp400 triliun dana SAL yang ada, sekitar Rp200 triliun akan dipertahankan hingga Juli 2027. Sementara itu, Rp200 triliun sisanya akan ditempatkan hingga akhir tahun 2026. Kebijakan ini diharapkan mampu memberikan stabilitas dan ruang gerak yang lebih luas bagi perbankan nasional dalam menjalankan fungsinya.










Tinggalkan komentar