PGN Meroket 5%! Laba Bersih Tergerus, Tapi Arus Kas Perkasa?

PGN Meroket 5%! Laba Bersih Tergerus, Tapi Arus Kas Perkasa?

Haluannews Ekonomi – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) menunjukkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun 2025, dengan mencatat pertumbuhan pendapatan signifikan. Meskipun laba bersih sedikit tergerus akibat penyesuaian non-kas, fundamental bisnis dan arus kas operasional perusahaan tetap perkasa, menegaskan ketahanan PGN di tengah dinamika industri energi yang fluktuatif.

COLLABMEDIANET

Dalam laporan keuangannya, PGAS berhasil membukukan pendapatan sebesar US$ 3,9 miliar pada tahun 2025, melonjak 5% dibandingkan periode sebelumnya. Laba operasi tercatat US$ 519,6 juta. Namun, laba bersih mencapai US$ 215,4 juta, dipengaruhi oleh penyesuaian nilai wajar aset hulu yang bersifat non-kas. Di sisi lain, indikator kekuatan finansial lainnya menunjukkan performa cemerlang: EBITDA perusahaan mencapai US$ 971,2 juta dengan arus kas operasional positif sebesar US$ 657,1 juta, mencerminkan kapasitas kas yang tetap kuat.

PGN Meroket 5%! Laba Bersih Tergerus, Tapi Arus Kas Perkasa?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menjelaskan bahwa kinerja positif ini didukung oleh disiplin pengelolaan keuangan dan optimalisasi portofolio. "Kami konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan arus kas dan portofolio, termasuk langkah selektif pada proyek prioritas. Strategi ini penting untuk memperkuat ketahanan korporasi dalam menghadapi tantangan ke depan," ujarnya kepada Haluannews.id. Komitmen terhadap efisiensi biaya juga terlihat dari penurunan beban umum dan administrasi sebesar US$ 33,3 juta atau sekitar 17% dibandingkan tahun sebelumnya. Kontribusi laba dari entitas patungan juga meningkat signifikan menjadi US$ 76,4 juta.

Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN terus memperkuat fundamental bisnisnya melalui portofolio yang terdiversifikasi, berfokus pada segmen midstream dan downstream berbasis infrastruktur. Sepanjang tahun 2025, volume niaga gas bumi mencapai 836 BBTUD, sementara volume transmisi gas bumi naik 4% menjadi 1.609 MMSCFD, seiring peningkatan penyerapan pelanggan. Segmen infrastruktur LNG juga menunjukkan performa cemerlang, dengan volume regasifikasi melalui FSRU Lampung dan Terminal Regasifikasi Arun mencapai 254 BBTUD, tumbuh 17%, berkontribusi pada keandalan penyaluran gas untuk berbagai sektor. Di segmen transportasi minyak, PGN mencatat volume penyaluran sebesar 174.811 BOEPD. PGN juga terus memperluas infrastruktur gas bumi dengan menambah lebih dari 230 km jaringan pipa distribusi jargas, serta menjaga keandalan sistem operasi dengan tingkat ketersediaan mencapai 98,84%.

Kontribusi anak perusahaan dan afiliasi turut menguat, dengan volume pemrosesan LPG naik 8% menjadi 117 metrik ton per hari, dan pencapaian lifting minyak serta gas sebesar 17.519 BOEPD. Di pasar LNG Trading Internasional, PGN berhasil mengirim tujuh kargo LNG atau setara sekitar 59 BBTUD ke pasar global sepanjang 2025. Fajriyah menegaskan komitmen PGN dalam menjaga kesinambungan penyaluran energi. "Keandalan penyaluran gas bumi bagi pelanggan tetap menjadi prioritas utama PGN. Kami mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur gas dan LNG serta menerapkan pengelolaan volume secara adaptif untuk memastikan keberlanjutan layanan energi kepada pelanggan," tambahnya.

Mengenai penyesuaian nilai wajar aset pada entitas anak usaha di segmen hulu, PGN menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan sesuai standar akuntansi dan regulasi migas yang berlaku, sebagai bentuk kehati-hatian dan transparansi. Penyesuaian ini bersifat non-kas dan tidak berdampak pada arus kas operasional maupun keberlangsungan usaha. Sebaliknya, hal ini memperkuat fondasi keuangan ke depan dan mendukung stabilitas entitas hulu, di mana terdapat beberapa sumur yang berpotensi untuk ditingkatkan produksinya.

Dengan strategi penguatan fundamental bisnis, optimalisasi operasional, serta efisiensi berkelanjutan, PGN optimistis menjaga stabilitas usaha dan menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan. Perusahaan juga terus memperkuat perannya mendukung transisi energi nasional melalui pengembangan infrastruktur gas bumi yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar