Pertumbuhan DPK Lesu! Bankir Ungkap Penyebabnya

Pertumbuhan DPK Lesu! Bankir Ungkap Penyebabnya

Haluannews Ekonomi – Survei Perbankan Triwulan IV-2024 Bank Indonesia (BI) memprediksi perlambatan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada kuartal I-2025. Pertumbuhan DPK diperkirakan hanya mencapai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) 68,8%, jauh di bawah angka 89,3% pada kuartal sebelumnya. Perlambatan ini diprediksi terjadi di seluruh instrumen DPK, meliputi tabungan, giro, dan deposito, mengancam likuiditas perbankan yang telah menjadi isu sejak akhir 2023.

COLLABMEDIANET

Senior Vice President Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Trioksa Siahaan, menilai perlambatan ini disebabkan oleh kondisi likuiditas perbankan yang semakin ketat. Hal ini terlihat pada kuartal IV-2024, di mana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan kredit mencapai 10,79% (yoy) menjadi Rp7.717 triliun, sementara pertumbuhan DPK hanya 7,54% (yoy) menjadi Rp8.835,9 triliun.

Pertumbuhan DPK Lesu! Bankir Ungkap Penyebabnya
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Para bankir pun mengakui pertumbuhan DPK tengah melambat. Presiden Direktur Bank CIMB Niaga (BNGA), Lani Darmawan, menyebutnya sebagai fenomena musiman yang terjadi hampir setiap tahun. Ia menambahkan bahwa banknya akan tetap selektif dalam penyaluran kredit, sambil memantau tren biaya pendanaan.

Senada dengan itu, Direktur Distribution & Institutional Funding BTN, Jasmin, menyatakan BTN juga mengalami hal serupa dan akan menyeimbangkan ekspansi kredit dengan pertumbuhan DPK. Ia menjelaskan beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan DPK, antara lain kebijakan BI dalam menjaga nilai tukar, penurunan daya beli masyarakat, serta belum optimalnya pengeluaran pemerintah di awal tahun. Penerbitan instrumen negara, termasuk Surat Berharga Bank Indonesia (SRBI) dengan suku bunga 7,23%, juga disebut sebagai faktor yang berpengaruh signifikan karena menjadi alternatif investasi yang menarik bagi nasabah. Kondisi ini menunjukkan tantangan yang dihadapi sektor perbankan dalam menjaga likuiditas di tengah berbagai faktor ekonomi.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar