Pertumbuhan DPK Bank Cuma 4%! Waspadai Dampaknya!

Pertumbuhan DPK Bank Cuma 4%!  Waspadai Dampaknya!

Haluannews Ekonomi – Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) bank di Indonesia hanya mencapai 4,48% secara tahunan (yoy) per Desember 2024, menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan bulan-bulan sebelumnya dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku ekonomi. Rinciannya, giro tumbuh 3,34% yoy dan deposito 3,5% yoy, menunjukkan perlambatan signifikan.

COLLABMEDIANET

Meskipun pertumbuhan DPK melambat, Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, memastikan likuiditas perbankan tetap aman. Hal ini terlihat dari rasio Alat Likuid terhadap Noncore Deposit (AL/NCD) dan AL terhadap DPK yang mencapai 112,87% dan 25,95%, jauh di atas ambang batas minimum 50% dan 10%. "Likuiditas bank Desember 2024 tetap memadai," tegas Mahendra dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Jumat (24/1/2025).

Pertumbuhan DPK Bank Cuma 4%!  Waspadai Dampaknya!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Namun, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memiliki pandangan berbeda. Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa, mengakui bahwa daya beli masyarakat yang rendah menjadi penyebab utama perlambatan pertumbuhan DPK. Pertumbuhan DPK sepanjang tahun 2024 sempat mencapai 9% yoy, namun terus menurun hingga mencapai 4,21% pada Desember 2024, jauh di bawah proyeksi LPS. Fenomena masyarakat yang mengambil tabungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ("mantab") masih terjadi dan diperkirakan berlanjut hingga ekonomi Indonesia pulih.

Purbaya memperkirakan pemulihan ekonomi akan dimulai pada pertengahan triwulan II 2025. "Kita perkirakan ekonomi akan mulai pulih di pertengahan triwulan ke-2, triwulan ke-3, dan triwulan ke-4," ungkap Purbaya dalam Konferensi Pers TPB LPS, Kamis (23/1/2025). Perlambatan pertumbuhan DPK ini menjadi sinyal penting yang perlu diwaspadai, mengingat dampaknya terhadap perekonomian nasional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar