Peringkat RI Terancam! Defisit APBN Jadi Momok Investor, Simak Efeknya!

Peringkat RI Terancam! Defisit APBN Jadi Momok Investor, Simak Efeknya!

Haluannews Ekonomi – Jakarta – Sektor ekonomi dan pasar keuangan Indonesia kini berada di bawah sorotan tajam menyusul serangkaian sinyal negatif dari lembaga pemeringkat global. Kekhawatiran ini mencuat setelah MSCI menangguhkan penyesuaian ulang (rebalancing) indeks saham Indonesia, disusul oleh keputusan Fitch Ratings yang menurunkan prospek (outlook) utang Indonesia menjadi negatif.

COLLABMEDIANET

Menyikapi perkembangan ini, Direktur Ciptadana Asset Management, Herdianto Budiarto, menyatakan bahwa situasi tersebut tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan, asalkan pemerintah segera mengambil langkah perbaikan yang konkret. Menurutnya, potensi perbaikan selalu ada jika respons kebijakan dilakukan secara tepat.

Peringkat RI Terancam! Defisit APBN Jadi Momok Investor, Simak Efeknya!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Herdianto menekankan pentingnya peran aktif pemerintah dalam merespons penurunan prospek utang negara. Salah satu fokus utama adalah mengelola kekhawatiran terkait defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang berpotensi melampaui batas aman 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Jika proyeksi pendapatan negara terhambat oleh kondisi ekonomi global, maka realokasi belanja serta langkah-langkah penghematan menjadi krusial untuk mencegah pembengkakan defisit yang lebih parah.

Bagi para pelaku pasar, Herdianto menjelaskan bahwa penurunan prospek utang Indonesia secara langsung akan memengaruhi daya tarik investasi di pasar keuangan domestik. Ketika peringkat utang suatu negara menurun, investor cenderung menuntut imbal hasil (yield) yang lebih tinggi sebagai kompensasi atas risiko yang meningkat. Kondisi ini, menurutnya, harus menjadi perhatian serius bagi pembuat kebijakan.

Lantas, bagaimana implikasi sentimen pasar ini terhadap prospek pasar keuangan dan strategi investasi di Indonesia? Untuk analisis lebih mendalam, simak dialog lengkap Andi Shalini bersama Direktur Ciptadana Asset Management, Herdianto Budiarto, dalam program Power Lunch di Haluannews.id pada Senin, 09 Maret 2026.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar